Puluhan Hektar Sawah Di Kawasan Gandapura Terendam Banjir, Petani Menangis

author photoM. Sulaiman
31 Des 2021 - 14:32 WIB

BIREUEN- Hujan deras tidak henti-henti sejak Kamis sore sampai dini hari, sehingga mengakibatkan puluhan hektar sawah milik Masyarakat Petani Terendam Banjir dalam Kawasan Gandapura.


Diperkirakan sekitar 30 Hektar kurang lebih, sawah milik Masyarakat Petani dalam Kawasan Gandapura Kabupaten Bireuen Terendang Banjir, sehingga petani menjerit dan menangis dikarenakan tidak mampu meyelamat kan bibit padinya yang terbawa air hujan begitu cepat. Jumat 31 Desemeber 2021.


Mengingat ini sedang memasuki tahun baru, 31 Desember 2021, 1 Januari 2022. diharapkan kedepan Pemerintah harus mampu membawa perubahan yang baru, dimana, dibawah kepemimpinan Bupati Bireuen Dr. H. Muzakkar A. Gani S.H., M.Si akan berakhir masa jabatannya, setidaknya nanti Masyarakat Bireuen umumnya, khususnya Masyarakat Gandapura dapat mengenang jasa-jasa dibawah Kepemimpinan Bupati Bireuen. Muzakkar A Gani.


Pantauan Media TheAtjehNet. di sejumlah lokasi dalam Kawasan Gandapura, terlihat puluhan petani harus siaga di sekitar sawahnya masing-masing, dikarenakan air hujan begitu sangat tajam mengalir dan membawa bibit dan pupuk yang sudah di tabur petani disawahnya, namun para petani tidak mempu menyelamatkan bibit yang diterjang Banjir tersebut.


Bagitu Derasnya air hujan sampai bit-bit padi terbawa harus air hujan begitu cepat, petani tidak dapat menyelamat kan berbagai bibit padi tersebut.


Diakibatkan banjir di persawahan dalam Kawasan Gandapura,  puluhan Petani sawah harus menanggung semua kerugiannya. 


30 hektar lebih dan kurang, Persawahan di kawasan Gandapura mengalami kebanjiran, baik bibit yang belum ditanam maupun yang sudah di ditanam, petani harus menanggung semua kerugiannya, sehingga para petani menangis mengingat bibit padinya dibawa air hujan begitu cepat.


Adapun dikatakan salah satu Warga Desa Tanjong Masjid. Arimadi, Masyarakat di kawasan Gampongnya dan sekitarnya sedang turun ke Sawah untuk menanam padi, namun sejak Kamis sore sampai hari ini Jumat, Hujan tidak reda-reda, sehingga banjir pun terjadi, puluhan hektar persawahan milik petani terendam air hujan, banjir diakibatkan hujan tidak henti-hentinya.

 
Diharapkan kepada Pemerintah Bireuen untuk dapat segera mungkin menangatasinya permasalah banjir ini, dimana yang menjadi kendala sehingga mengakibatkan meyebabka banjir,


Juga, ia mengharapkan kepada Pemerintah Bireuen untuk dapat membatu masyarakat petani sawah yang terkena banjir untuk membantu bibit padi dan pupuk, Karana bibit padi dan pupuk yang telah di tabur Masyarakat Petani Sawah telah terbawa air hujan yang begitu cepat akibat air huja sangat deras, sehingga petani menjadi rugi, akibat Banjir yang begitu parah, Harap Armiadi Warga Desa Tanjong Masjid Kecamatan Gandapura.(MS)
KOMENTAR