Hampir punah, Kampung Uning Pune Gelar Workshop Melengkan

author photoKamsah
25 Nov 2021 - 21:56 WIB

BLANGKEJEREN - Kampung Uning Pune, Kecamatan Putri Betung  kabupaten Gayolues menggelar Acara Workshob Budaya melengkan bersama Sanggar Lentera Uning Pune didukung kementerian Pendidikan dan  Kebudayaan Republik Indonesia .Kamis (25/11/2021)

Kegiatan berlangsung di Balai desa setempat mengusung "Tema Selamatkan Budaya Melengkan dari Kepunahan"

Pendamping Desa Budaya Gayo Lues Supri mengatakan, kegiatan ini merupakan program dari Kementerian Pendidikan dan Budaya untuk mendukung adat istiadat budaya Indonesia. 

Ia menjelaskan, Budaya Melengkan dipilih dalam kegiatan workshop ini, dikarenakan Melengkan sudah hampir punah di Gayo Lues. 

Hal ini dapat dilihat, tidak adanya generasi muda yang mampu Melengkan disetiap proses adat budaya Gayo Lues.

"Hanya para senior atau orang tua saja yang ber-melengkan, dengan adanya kegiatan ini, semoga bisa memicu minat generasi muda untuk mempelajari Melengkan," ujarnya. 

Ketua BPK Uning Pune Tgk, Arbi Ata menyebutkan, akan mengupayakan bersama Pemerintah Desa untuk memprogramkan kegiatan pelatihan Melengkan setiap tahunnya di Desanya.

"Saya kira kegiatan pelatihan adat budaya seperti ini penting untuk dilestarikan, agar budaya Gayo, khususnya Melengkan tidak hilang dan punah ditelan zaman," ujarnya.

Sementara Bupati Gayo Lues, H. Muhammad Amru menyampaikan apresiasi kepada pemuda dan pemudi Kampung Uning Pune yang telah menggerakkan kegiatan workshop Melengkan. 

Ia menyebutkan, Melengkan adalah salah satu budaya Gayo Lues yang selalu hadir di kegiatan adat tertentu di Gayo Lues. Bahkan, dalam beberapa acara adat wajib diadakan Melengkan.

Tetapi, sebutnya, saat ini budaya Melengkan sepertinya telah mulai punah di generasi muda saat ini, banyak pemuda tidak terlalu berminat mempelajari budaya Melengkan. 

Bupati berharap, dengan adanya kegiatan workshop ini bisa memicu kembali jiwa para pemuda untuk mempelajari Melengkan.

"Tidak hanya pemuda di Uning Pune, tetapi Khususnya Pemuda Gayo Lues kembali terpicu untuk belajar Melengkan," ucapnya.
(Kamsah Galus)
KOMENTAR