Sekda Aceh Ikuti Dzikir dan Do’a di Aula SMK Negeri 1 Takengon

author photoRedaksi
8 Agu 2021 - 18:00 WIB

ACEH TENGAH – Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah, mengingatkan semua pihak, bahwa perubahan perilaku sangat penting dalam menghadapi pandemi. Oleh karena itu, Sekda mengajak semua pihak untuk terus mematuhi protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi covid-19.

Hal tersebut disampaikan oleh Taqwallah, usai mengikuti dzikir dan do'a bersama Aparatur Sipil Negara, di jajaran Pemerintah Aceh, yang rutin digelar setiap pagi sebelum melaksanakan aktivitas kedinasan. Karena sedang melakukan kunjungan kerja, hari ini Sekda mengikuti dzikir dan do'a di Aula SMK Negeri 1 Takengon, Senin (2/8/2021).

"Jangan takut yang terlalu berlebihan, sehingga tidak beraktivitas apa-apa, tidak bekerja. Tapi, jangan pula menganggap remeh covid-19, dengan tidak mematuhi prokes karena dalam menghadapi pandemi ini memang harus dengan perubahan perilaku. Mari secara bersama-sama kita ikuti vaksinasi dan jadikan protokol kesehatan sebagai kebiasaan baru dalam keseharian kita," kata Sekda.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga mengajak para kepala sekolah, untuk mencari formulasi belajar mengajar yang baik di masa pandemi.

"Sebagaimana kita ketahui, untuk mencegah penyebaran covid-19 Pemerintah melakukan sejumlah pembatasan. Dalam situasi seperti ini, para kepala sekolah harus memiliki kiat agar proses belajar mengajar tetap terus bisa berlangsung. Di masa pandemi, tugas tenaga pengajar jauh lebih berat, karena kita harus beradaptasi dengan sistem belajar baru, yaitu secara daring," kata Sekda.

Sementara itu, terkait tampilan sekolah Sekda mengapresiasi suasana di SMKN 1 yang terlihat asri dan nyaman. "Secara kasatmata, SMKN 1 sudah Bereh."

Pelaksanaan dzikir berlangsung dengan menerapkan standar protokol kesehatan. Sekda turut didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh Alhudri, Komisaris Independen Bank Aceh Syariah Mirza Thabrani serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh di Aceh Tengah dan Bener Meriah, sejumlah Kepala Sekolah tingkat SMA, para pengawas sekolah dan dewan guru di SMKN 1 Takengon.
KOMENTAR