Upaya Mengurangi Pengangguran, Medco Beri Pelatihan Kepada Masyarakat

author photoHasan Basri
31 Des 2020 - 21:33 WIB

ACEH TIMUR --- Salah satu upaya meningkatkan perekonomian dan mengurangi penganguran di kalangan pemuda di masa pandemi Covid-19, PT Medco E&P Malaka mengadakan pelatihan refrigrasi atau perakitan AC rumah tangga untuk pemuda di kabupaten Aceh Timur.

Kegiatan tersebut di ikuti oleh delapan belas pemuda dari lima kecamatan, diantaranya dari kecamatan Indra Makmur, Julok, Nurussalam, Darul Falah dan kecamatan Darul Aman.

Para peserta rata-rata berasal dari keluarga menegah kebawah yang direkrut melalui kepala Desa masing-masing di daerahnya.

Pelatihan digelar selama enam belas hari yang dipusatkan di gedung worshop Balai Latihan Kerja Komunitas (BLK) binaan Kementrian Ketenagakerjaan, tepatnya di Dayah Istiqamatuddin Darul Ulum Desa Gaseh Sayang, kecamatan Darul Aman, Aceh Timur. 

Selain dibekali keterampilan, para peserta juga di berikan modal berwirausaha oleh Perusahaan PT Medco E&P Malaka berupa perlengkapan alat kerja, yang nantinya peralatan itu dapat di pergunakan untuk mengembangkan keterampilannya di tengah masyarakat, baik sebagai mekanik atau pemasangan AC rumah tangga. 

M Husen, kepala BLK komunitas mengatakan, kegiatan pelatihan itu digelar selama enam belas hari, mulai dari pembelajaran teori hingga praktek perakitan AC.

"insya Allah, melalui keterampilan skill yang didapatkan para peserta nantinya dapat dikembangkan di tegah masyarakat. Setidaknya para pemuda ini dapat berwirausaha untuk meningkatkan perekonomiannya" kata Husen yang juga merupakan tutor pelatihan tersebut.

Pihaknya mengapresiasi PT Medco E&P Malaka dan BPMA yang telah mensuport kegiatan tersebut dari awal hingga akhir.

Sementara itu, Syahrul Azmi, salah satu peserta asal Indra Makmur sangat bersyukur dapat terpilih menjadi peserta pelatihan.

Menurutnya, melalui keterampilan skill yang di dapatkan itu, pihaknya yakin nantinya dapat dikembangkan di tegah masyarakat.

"Alhamdulillah, insya Allah ilmu yang kami dapatkan nantinya dapat kami kembangkan di daerah kami masing-masing, setidaknya ini menjadi peluang perekonomian baru bagi pemuda di tegah pandemi Covid-19" ujarnya. (Basri)
KOMENTAR