Relawan PMI Aceh Besar Mendapatkan Penguatan Materi Kepalang Merahan

author photoRedaksi
21 Jul 2020 - 11:55 WIB

ACEH BESAR - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Besar melakukan upgreding materi bagi seluruh relawan yang dilaksanakan di ruang serbaguna markas PMI Aceh Besar. Gampong Bada, Kecamatan Ingin Jaya, Senin 20 Juli 2020.

Kegiatan penguatan materi bagi relawan guna mengasah kembali pengetahuan relawan PMI agar saat bertugas dilapangan selalu siap. Kesiapan relawan yang bertugas dilapangan bukan saja dilihat dari kesiapan fisik namun kesiapan pengetahuan yang sesuai dengan tujuan PMI itu sendiri.

Ketua PMI Aceh Besar Ir. H. Mawardi Ali mengatakan kegiatan penguatan pengatahuan materi bagi relawan sangat penting dilakukan guna relawan PMI dalam menjalankan tugas selalu profesional.

"Saya berharap seluruh relawan yang tergabung dalam PMI Aceh Besar dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, besar harapan kita dengan mengikuti kegiatan Upgreding ini relawan PMI dalam bekerja dimasyarakat dapat menjunjung tinggi aturan PMI serta menjadi relawan yang selalu siap dalam kondisi apapun ketika masyarakat membutuhkan," harap Mawardi.

Hal senada juga dikatakan oleh pengurus bidang relawan PMI Aceh Besar Makmur Sentosa, S.Pd yang senantiasa selalu menjadi komando relawan saat melaksanakan program kegiatan PMI, dengan adanya peningkatan kapasitas relawan melalui kegiatan upgreding orientasi kepalang merahan relawan PMI dapat bekerja secara profesional dan terarah berdasarkan Visi dan Misi PMI.  

Dengan kegiatan tersebut juga menjadi sarana tukar pikiran dan diskusi bersama dalam menjalankan program-program PMI, ucap Makmur.

Kegiatan Upgreding Orientasi kepalang merahan ini dimoderatori oleh Ikhwanuddin, S.KM. M.Kes dengan narasumber yang dihadirkan dari PMI Provinsi Aceh Subhan Fajri, S.Pd.I dengan materi Sejarah Palang Merah, Organisasi PMI, dan materi dasar PMI Lainnya.

Subhan Fajri dalam paparannya mengatakan bahwa relawan PMI wajib menjaga nama baik PMI terutama tidak menyalahgunakan lambang, mengikuti aturan berdasarkan AD dan ART.  Penyalahgunaan lambang berupa melakukan aktivitas yang bukan kegiatan PMI dengan membawa serta mengatasnamakan PMI.  

"Sisi lain relawan tidak serta merta dalam menyebarkan berita terkait PMI tanpa ada sepertujuan dan sepengetahuan pengurus,"  ucap Subhan.

Materi kedua, Pertolongan pertama (PP) disampaikan Deki Adista, S.Pd. M.Pd yang didampingi Agustina, SE. Materi ini menjadi materi khusus yang perlu setiap relawan kuasai, dan menjadi ikon PMI dalam melaksanakan tugas. Masyarakat menggagap PMI sabagai pihak medis yang malakukan pertolongan saat terjadinya kecelakaan, dan masyarakat sudah familiar dan terbiasa ketika ada kejadian musibah langsung menghubungi PMI. Maka dengan itu PMI sangat menganjurkan para relawan PMI menguasi materi dan praktek pertolongan pertama (PP).

Deki Adista, S.Pd, M.Pd dalam paparan meteri pertolongan pertama (PP) mengatakan untuk memperlancarkan serta menguasai materi pertolongan pertama maka perlu adanya latihan rutin bagi relawan.  Relawan yang bertugas di Ambulans dan melakukan pelayanan sangat dituntut untuk menguasi ilmu pertolongan pertama. Ucap Deki.

Personil Crew Ambulan PMI juga mengetahui aturan pertolongan pertama, serta prosudur penggunaan mobil Ambulans, jangan sampai Ambulans PMI disalahgunakan, seperti membunyikan sirine bukan pada tempatnya, dengan tidak membunyikan sirine ambulan disaat tidak ada pasien didalam mobil. Pelaku pertelongan pertama juga diwajibkan menjaga keselamatan diri sebelum melakukan pertolongan pertama, "Keselamatan diri menjadi hal utama dalam melakukan setiap kegiatan". Kata Deki.

Pelaku pertolongan pertama sangat menjunjung kode etik/UU kerahasiaan medis untuk menjaga privasi Pasien yang ditolong sehingga kepercayaan masyarakat bertambah kepada PMI, selain itu juga apabila tidak dapat menjaga privasi pasien yang ditolong maka dapat dituntut serta dihukum, ucap Deki.

Deki juga memperkenalkan alat-alat yang digunakan dalam pertolongan pertama serta mempraktekkan cara penggunaannya. Hal ini dilakukan agar relawan PMI benar-benar paham dan menjadi pelaku pertolongan pertama agar terhindar dari kecelakaan atau keselahan dalam memberikan pertolongan pada masyarakat. Tutup Deki.

Hadir dalam kegiatan upgreding orientasi kepalang merahan PMI Aceh Besar dari unsur pengurus, Staf dan relawan PMI. Peserta Upgreding sangat aktif dan antusias mengikuti kegiatan sampai selesai. (MS)
KOMENTAR