50 Milyar Di Sediakan Untuk Tiga Bagunan Terbangkalai Milik Pemkab Bireuen

author photoM. Sulaiman
23 Jun 2020 - 01:43 WIB

BIREUEN- Tiga bangunan terbengkalai milik Pemerintah Kabupaten, akan dibangun kembali pada tahun 2021 mendatang, Bupati Bireuen Muzakkar A Gani telah menyahuti berbagai sahutan Masyarakat Bireuen terkait Terbangkalai Tiga Gedung Milik Pemkab Setempat Senin,(22/6/2022).

Terkait tiga gedung yang terbangkalai tersebut, Bupati Bireuen Muzakkar A Gani, menyebutkan saat berbincang bincang dengan sejumlah awak media di ruang kerja pemdopo Bupati Setempat.

Bangunan yang sudah tidak sanggup lagi dibangun dan terbengkalai diantaranya, Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Bireuen,berlokasi di Gampong Cot Gapu Bireuen, sudah dimasukkan kedalam Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK)  Bireuen tahun 2021 senilai Rp 20 Milyar Lebih.

Dan akan ditambah Anggaran Pendapatan Belanja Provinsi Aceh sekitar Rp 30 milyar lagi, menurut Muzakkar A Gani, dana sekitar Rp 50 milyar, itu sudah dapat kita bangun kembali Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Bireuen, yang sudah lama terbengkalai.

Begitupun dengan Gedung Kantor Dinas Bina Marga Cipta Karya Perumahan Rakyat Kabupaten Bireuen, yang berlokasi tepatnyan di Jalan Gayo Bireuen Takengon Simpang Empat Bireuen, juga bisa dibangun kembali dana sudah dimasukkan ke dalam Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten Bireuen tahun 2021, sebesar Rp 5 milyar Lebih.

Sementara untuk pembangunan Pasar Ikan lama di lokasi Gampong Meunasah Capa Kota Juang Bireuen, biaya dari Otsus tahun 2021, sudah disetujui sekitar Rp 7 Milyar biaya itu sudah termasuk sarana jalan, sebut Bapati Muzakkar A Gani.

Catatan media ini dan keterangan dari sejumlah warga dua gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Bireuen dan Kantor Bina Marga Cipta Karya dan Perumahan Rakyat Kabupaten Bireuen, yang terbengkalai, tidak bisa dilanjutkan semasa Bupati Bireuen sebelumnya.

Sedangkan Toko atau Kios, di bekas lokasi Pasar Ikan, akan dibongkar  karena pindahan dari pasar induk di Gampong Geulanggang atau Gampong Cureh, beberapa tahun lalu, sebut, Masri, warga Kota Bireuen.(MS)
KOMENTAR