Ratusan Mahasiswa Asal Gayo Lues Minta Segera Dipulangkan

author photoKamsah
3 Apr 2020 - 22:21 WIB

BLANGKEJEREN - Ratusan Mahasiswa asal Gayo Lues yang masih berada di pulau Jawa dan beberapa daerah lainnya meminta kepada Pemerintah Gayo Lues agar segera memulangkan mereka terkait mewabah nya Virus Covid 19.

Hal ini dijelaskan Jalaluddin Mahasiswa STIT-UW (Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-urwatul whutsqo) salah satu Ketua perwakilan Mahasiswa Gayo Lues dari Jombang Jawa Timur via telepon seluler kepada wartawan Kamis (2/3) lalu.

Dikatakan ditengah kondisi keadaan Darurat Karantina Kesehatan yang telah diberlakukan di seluruh Indonesia situasi mereka semakin sulit, karena disamping dari sisi ekonomi orang tua mereka yang mulai tersendat untuk biaya hidup di Negeri orang, juga mengalami kesulitan untuk Biaya Pulang ke Gayo Lues.

Hal ini juga dikatakan Mirjam Alifiah yang juga Mahasiswa di STIT-UW kepada wartawan Jum'at Via telepon selular (3/3), malahan kondisi mereka semakin memprihatinkan, karena sejak ditetapkan nya Undang Undang  Darurat Karantina Kesehatan, mereka terusir dari kontrakan nya, karena yang majikan kontrakan tersebut khawatir para Mahasiswa membawa virus ke kontrakan.

Disebutkan, meskipun mereka membayar kontrakan tetapi tetap di usir karena ketakutan yang punya kontrakan terlalu berlebihan, dan dengan terpaksa mereka harus berangkat dari kontrakan tersebut sebanyak 6 orang Mahasiswa asal Gayo Lues , yang kesemuanya merupakan Mahasiswa STIT-UW Jombang, Jawa Timur.

Dan keberadaan mereka saat ini terpaksa mencari kost kostan sebagai tempat sementara, menunggu situasi dan perkembangan dari perwakilan Mahasiswa Gayo Lues yang saat ini tengah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues.

Terkait keberadaan ratusan Mahasiswa Gayo Lues di Pulau Jawa tersebut, Ketua Mahasiswa Gayo Lues Seluruh Indonesia Ricky Al-Huda kepada wartawan Kamis (2/3) mengatakan saat ini pihak nya tengah melakukan koordinasi dengan pihak Pemkab Gayo Lues, tentang Keberadaan rekan rekan mereka yang  masih berada di Pulau Jawa, namun hingga kini belum ada kejelasan perintah dan tindakan apa yang akan kami lakukan untuk menampung keluhan rekan Mahasiswa, jelas nya.

Sementara Bupati Gayo Lues H Muhammad Amru kepada waratawan Kamis (2/3) menjawab persoalan Mahasiswa tersebut mengatakan bahwa sudah diberikan wewenang dan tanggungjawab kepada Syafaruddin Anggota Tim Task Force dan Ricky Al-Huda selaku Ketua  Paguyuban Mahasiswa Gayo Lues Seluruh Indonesia (PMGI) , untuk mendata mereka semua dan nanti kita putuskan tindakan apa saja yang akan dilakukan pemerintah Kabupaten Gayo Lues, karena kondisi saat ini lockdown dan Darurat Karantina Kesehatan sudah berlaku di Pulau Jawa, jelas nya.
(Kamsah Galus)

Teks foto : Ketua Persatuan Mahasiswa Gayo Lues Seluruh Indonesia (PMGI) Ricky Al-Huda saat lakukan koordinasi dengan Bupati Gayo Lues H.Muhammad Amru dan Ketua Tim Satgas Covid 19 di Media Center Kamis (2/3)
KOMENTAR