Taman Kota Jalur Dua, Progam Wabup Pijay Tahun ini

author photoKherry Leib
14 Feb 2020 - 09:28 WIB

MEREUDUE - Kabupaten Pidie Jaya akan memiliki Gedung Kesenian,Alun -alun Kota Jalan Jalur Dua dan beberapa Inpratuktur Penting lainnya pada Tahun 2021 yang akan datang,hal tersebut disampaikan Wakil Bupati dalam acara Musrembang di Kecamatan Meureudu  Kamis (14 Febuari 2020).

Wakil Bupati Pidie Jaya, H.Said Mulyadi, SE.MSi mengatakan progam kerja kedepan selain melanjutkan Misi -Visinya mereka juga akan berupaya untuk mewujudkan  Ciri Khas Kabupaten itu sendiri Seperti Penataan Ruang, Membangun Jalur Dua ,membuat Taman Kota (Alun -alun) dilapangan' Bola Kaki Meureudu.

Menurut  H.Said Mulyadi yang akrap disapa Waled selama ini Kabupaten yang Memiliki 222 Desa tersebut tidak ada taman khusus atau alun -alun yang bisa dijadikan tempat bermain bagi anak -anak.

"Kita akan berupaya untuk membuat Pidie Jaya lebih Indah dan punya ciri khas seperti daerah lain yang sudah memiliki seperti Gedung Kesenian atau gedung Budaya,Jalan Jalur Dua dan Taman Kota,letak taman kota yang nanti di Lapangan bola Kaki Keude Meureudu akan ditata dibuat Jalan lingkar yang bisa untuk berolah raga dan tempat bermain bagi semua kalangan," jelas Wabup.

Terkait  Rencana Pemerintah akan menyulap Lapangan Bola kaki  menjadi Taman Kota sementara Lapangan tersebut dimiliki oleh salah satu Yayasan,media mencoba meminta tanggapan dari pengurus yayasan tersebut.

Drs.Bactiar Effendi. MM Pengurus Yayasan Pembangunan Kewadaan Meureudu (YPKM) mengatakan sebelum ada proses hukum atau ada mekanisme yang dijelas Lapangan tersebut tidak boleh dikuasai oleh pihak manapun baik Pemerintah atau orang yang selama ini mengaku Ahli waris dari Yayasan tersebut.

"Soal Rencana Pemerintah Mau membangun dan membuat ciri khas Pidie Jaya itu Sangat baik akan tetapi Rencana mau membangun taman kota di atas Tanah Yayasan YPKM, harus melalui proses dulu sesuai aturan yang berlaku,karena sampai saat ini saya atas nama Bachtiar Effendi merupakan pengurus yang sah sesuai hasil keputusan Rapat pada Tanggal 21 Januari 2011."tegas Bachtiar. (KH).
KOMENTAR