Sayembara Desain Gedung Baru PT. Bank Aceh Syariah Dimenangkan Seulanga Timoh

author photoRedaksi
15 Feb 2020 - 20:55 WIB

BANDA ACEH - Peserta bernomor 081 dengan desain gambar Seulanga Timoh, menjadi juara pertama sayembara desain gedung baru PT. Bank Aceh Syariah, yang rencananya akan dibangun di Pasar Tani, Jalan Nyak Makam, Lampineng, Banda Aceh, Sabtu (15/02/2020).

Desain arsitektur modern berkelas dunia ini, berupa gedung berkantoran 12 lantai dan bangunan atasnya tempat santai dilengkapi fasilitas makan/minum atau lounge.

Ada dua gedung yang melambangkan Bank Aceh Syariah ini terus bertumbuh, ruang parkir dan ruang terbuka hijau di lantai dasarnya, mencirikan kantor ramah lingkungan
Desain yang diciptakan oleh para arsitek yang bernaung di bawah bendera PT. Joso beralamat Graha Widodo lantai 3 Colangkap, Jakarta Timur, ini berhak memperoleh hadiah pertama sebesar Rp.150 juta. 

Hadiah diserahkan langsung oleh Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, di Hotel Hermes Banda Aceh, Jumat malam (14/02/2020). Pemenang kedua dengan nomor peserta 026 dengan judul desain Taman Seulanga berhak mengantongi dana Rp60 juta dan juara tiga dengan nomor peserta 005 dengan judul desain Gedung Kantong Hijau mendapat biaya kontribusi Rp. 30 juta.

Tiga desain gedung yang keluar sebagai jawara ini, menurut Dirut PT Bank Aceh Syariah, Haizir Sulaiman, berhasil menyisihkan 74 desain gambar yang diserahkan kepada panitia dari 115 peserta yang mendaftar.

Kata Haizir, Seulanga Timoh yang menjadi jawara sayembara akan dijadikan desain bangunan gedung baru Bank Aceh, menggantikan gedung lama yang terbakar lima tahun lalu di kawasan Jln Daud Beureu-eh, Banda Aceh.
"Secepatnya bangnan ini akan ditender dengan total anggaran Rp200 miliar," kata Haizir Sulaiman kepada pers usai acara pengumuman pemenang sayembara desain gambar gedung baru Bank Aceh Syariah tersebut. Bangunan baru ini akan berdiri di areal seluas 7.300 meter persegi," katanya.

Sebelumnya, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, menyatakan ketiga gambar yang menjadi nominator semuanya terbaik. Namun, karena harus ada pemenang dalam setiap perlombaan, maka dengan penilaian merikokrasi atau merit sistem menghasilkan kesimpulan maksimal.

"Karena dewan juri yang bekerjasama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Nasional penilaiannya fairness, penuh kehati-hatian dan jauh dari subjektifias, dan yang penting tanpa intervensi dan Semua diserahkan kepada Juri dari IAI Nasional," Tegas Plt. Gubernur yang malam itu bicara lepas soal pengembangan Bank Aceh Syariah tersebut.

Selain dihadiri para arsitek lokal dan nasional, juga tampak di jajaran tamu, Wakil Ketua DPRA, Hendra Budian, para SKPA Aceh, para Direksi dan Komisaris Bank Aceh yang baru dilantik, pegawai bank plat merah dan undangan lain termasuk jurnalis. Acaranya pun dikemas dengan tampilan animasi desain gedung baru Bank Aceh Syariah, dan hiburan yang menghadirkan penyanyi pesohor Aceh yang memenangi kompetisi di salah satu TV swasta. (RED)
KOMENTAR