H Muhammad Amru: Lelang Tender Disegerakan

author photoKamsah
7 Feb 2020 - 10:50 WIB

BLANGKEJEREN -  Bupati Gayo Lues, H. Muhammad Amru, mengingatkan agar semua program pembangunan fisik dan non fisik yang masuk pada paket tender APBK Tahun 2020, bisa segera  dituntaskan pelelangannya.

Ia meminta semua Perangkat Daerah yang ada segera melaporkan dan mengajukan pelelangan kegiatan. Bupati juga menjelaskan, laporan pengajuan rencana pelelangan kegiatan itu, disampaikan melalui panitia atau tim kelompok kerja unit lapangan Bagian  Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Gayo Lues.

"Saya ingin bulan ini sudah bisa dilelang. Dan, itu harus  disegerakan,  dipercepat, jangan ada yang bertele-tele, siapkan apa yang perlu dipersiapkan," tegas Bupati, ketika memimpin rapat koordinasi percepatan pelaksanaan barang dan jasa, di Offrom Setdakab Gayo Lues, Rabu (05/02/2020).

Bupati meminta  semua agar yang terkait kompak dan tetap melakukan upaya-upaya koordinasi sebaik mungkin, dan tidak ada satu pun yang memandang sepele terhadap kegiatan pengadaan barang dan jasa di instansi masing-masing.

"Buang rasa ego dan tetap melakukan koordinasi untuk  kepentingan percepatan pelaksanaan barang dan jasa. Kepada Kepala SKPK kalau pun barang di instansi hanya sedikit, bukan berarti boleh memandang sepele,  manfaatkan tenaga PPK pengadaan barang dan jasa dalam pengerjaannya agar prosesnya cepat," terang Bupati.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan, bahwa Kejaksaan Agung telah resmi membubarkan Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan (TP4) baik di tingkat Pusat maupun di daerah. Namun, bukan berarti koordinasi pun dihilangkan dengan pihak kejaksaan dalam pengadaan barang dan jasa.

"Kita tetap membutuhkan pendamping dari pihak kejaksaan, tetap lakukan koordinasi dengan mereka di setiap kegiatan baik itu proyek swakelola maupun pelelangan," ujarnya.

Diakhir sambutannya, Bupati meminta kepada seluruh SKPK agar dapat beradaptasi dengan Informasi dan Teknologi (IT), jangan ada tidak paham dengan IT. Sebab, pemahaman terhadap IT sudah menjadi tuntutan, "untuk itu terus mempertajam pemahaman tentang IT. Sistem perencanaan, pengadaan, proses lainnya semua telah mengunakan IT," tandasnya. (kamsah Galus)
KOMENTAR