Pembangunan Desa Pemuda Harus Di Garda Terdepan

author photoM. Sulaiman
9 Des 2019 - 11:41 WIB

BIREUEN- Pemuda sangat berperan dalam pembangunan desa. Pemuda yang tergabung dalam kepengurusan Karang Taruna atau Lembaga Kepemudaan di Aceh merupakan garda terdepan dalam setiap kegiatan di Gampong.

Menyahuti hal tersebut, guna meningkatkan kapasitas pengurus Karang Taruna, Pemerintah Gampong Blang Keude Kecamatan Gandapura menggelar kegiatan Pelatihan Kepemudaan dengan menghadirkan pemateri Ketua Karang Taruna Kabupaten Bireuen Drh. Murdani, juga dihadiri Camat Gandapura, Sekretaris Ketua KT Gamdapura dan Tenaga Pendamping Profesional (TPP) PLD yang bertempat di balai meunasah setempat, Minggu (8/12/2019).

Kechiek Desa Blang Keude yang diwakili Sekdes M.Amin, S.IAN dalam sambutannya, mengatakan, "semoga dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan pemuda kami dalam menjalankan tugasnya sesuai tupoksi kelembagaan," 

Camat Gandapura, Ibrahim, S.Sos, juga memberi arahan, ia berharap agar pemuda Blang Keude terus melakukan kegiatan-kegiatan kepemudaan, baik kegiatan seni maupun olah raga. Dan tidak hanya itu, upaya peningkatan ekonomi kepemudaan juga harus dilakukan.

"Karang Taruna sangat penting di setiap desa, sebab sudah didukung oleh Dana Desa. Khususnya di desa Blang Keude sudah mulai menggerakkan kegiatan-kegiatan baik olah raga maupun seni (Rapai-red).

"Selain itu, mari ciptakan kegiatan yang bisa mendongkrak ekonomi kepemudaan khususnya," ujar Camat.

Selain itu, Sofyan selaku Pendamping Lokal Desa (PLD) setempat turut menambahkan," dalam dua tahun terakhir, kami selaku TPP menilai, Karang Taruna Karya Muda Desa Blang Keude sejak dikukuhkan sejak 2017 lalu, bisa dikatakan sudah berkembang. Pasalnya, berbagai kegiatan dilakukan, seperti memfasilitasi pembagian paket lebaran ke warga, pemberian paket sekolah untuk anak rumah tangga miskin, menggelar aneka lomba di HUT RI dan berbagai kegiatan sosial lainnya berskala desa. Dibidang olah raga, khususnya sepak bola, juga mendapat prestasi walau masih skala kecamatan. 

"Juga dibidang seni, pada 2018 terbentuk group Rapai Aceh "Buraq Meunari", yang personilnya 75 persen anggota Karang Taruna yang mengadakan latihan rutin setiap Sabtu dan Minggu malam di Balai latihan seni yang dibangun dengan Dana Desa. Malahan pada Festival International Percussion beberapa waktu lalu di Bireuen, mereka diundang sebagai bagian dari penabuh Rapai Massal,"

"Kami berharap, pemuda juga harus berperan dalam pembangunan dan peningkatan ekonomi gampong, khususnya dalam BUMG nanti bisa bergabung dalam unit usaha dibidang jasa penyewaan teratak, sound system atau sebagainya selain dari unit rumah sewa dan toko yang sudah berkembang," ungkapnya.

Ia menambahkan, "menyongsong Tahun 2020, kami berharap peran lembaga kepemudaan sesuai Qanun Kabupaten Bireuen Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Pemerintah Gampong,  pada Bagian Ketiga pasal 104-116 yang menjelaskan tentang Lembaga Kepemudaan Gampong dapat berjalan semestinya. Terkait pendanaannya kita perlu menunggu Perbub terkait Penetapan pagu Indikatif dana desa per gampong dan pengalokasian serta penyusunan anggaran dalam APBG 2020," terangnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Bireuen Drh. Murdani yang di dampingi Sekretaris KT Kecamatan Fauzi, menyebutkan, pelatihan atau Bimtek ini sangat baik dilaksanakan, karena akan menambah wawasan para kader dalam menjalan fungsi nya.

"Kami dikabupaten sangat mengharapkan sinergitas Karang Taruna Gampong, Kecamatan dan Kabupaten. Untuk itu kami sudah melakukan beberapa pelatihan, seperti Media Digital, Web dan Blooger, Video Editing, Tanaman Hidroponik, dan lainnya," sebut pria muda yang akrab disapa Dani Geulanggang seraya melanjutkan materi terkait Kepemudaan dan tupoksinya.(MS) 
KOMENTAR