150 Petani Ikut Pelatihan Komoditi Tembakau

author photoKamsah
5 Des 2019 - 12:41 WIB

BLANGKEJEREN - 150 orang petani tembakau perwakilan dari beberapa kecamatan penghasil tembakau mengikuti Pelatihan pengembangan Budi daya Tembakau . Pelatihan berlangsung di Hotel Marmas kamis 5/12/19.

Kabid Perkebunan pada Dinas Pertanian Ridwan.SP menyebutkan peserta sebanyak 150 orang hanya perwakilan Petani Tembakau,Tidak semua Ptenai Tembakau diikutkan dalam Pelatihan tembakau. Peserta merupakan. perwakilan-perwakilan yang mengajukan profosal. Yang ada diberbagai kecamatan. 

Menurut Ridwan Gayo Lues merupakan Kabupaten Penghasil tembakau terluas  di Aceh. Gayo Kues juga mendapatkan Dana Bagi Hasil Cukai-Hasil Tembakau (DBH-CHT) terbesar Se-kabupaten Kota Se Aceh. 

Ketua APTI (Asosiasi Petani Tembakau Indonesia ) Aceh Syukurdi iska yang merupakan Anggota DPRK Aceh tengah komisi B yang merupakan Narasumber . Kepada Peserta di harap bisa mengikuri mencermati pelatihan ini dengan serius.  Selain pelatihan sebagian peserta  petani juga akan di ikutikan dalam Studi Banding.

Sekretaris Dinas Pertanian Edwar Canto SP. Mp.  Berharap kepada peserta jangan tidur jangan ribut dan jangan pergi - pergi.  Gayo lues negeri yang sangat kaya sumber daya melimpah tetapi banyak orang miskin ekonomi melemah.  Ini karena tidak ada kesungguhan  masyarakat dalam berusaha.  

Banyak bantuan tidak di mamfaatkan dengan baik Ancaman saat ini,Pemerintah Gayo Lues sangat konsisten dalam pengembanga bekonomi . Dalam menyukseskan  visi dan misinya masyarakyat Islamai mandiri dan sejahterah.  

Kondisi perekonomian tidak menentu Pemerintah sudah membuat berbagai program tetapi tidak jalan karena tida ada kesungguhan masyarakat . 
Dulu setiap malam 30 ekor kerbau keluar daerah.  Tetapi sat ini sudah menghilang.  

Tembakau adalah komoditi unggulan Medan mempunyai Histori  Sejak jaman dulu di kembangkan.  Hampir semua orang kaya dahulu berdagang tembakau.  Tembakau relatif luas dan tergantung semua orang.  
Semua peserta dapat mengikuti pelatihan selama 3 hari dengan serius baik cara bercocok tanam.  Pengembangan  dan juga cara penjualannya.  

Ham petani Tembakau Asal teripe jaya yang menanam Tembakau  sangat bersyukur dengan mengikuti pelatihan ini.  Diharapakan dengan mengikuti pelatihan ini bisa mendapatakan ilmu baru dan modren tentang budidaya tembakau.  

Selama ini menanam tembakau dirinya masih menggunakan cara Tradisional, yang lakukan dengan cara turun temurun dari nenak moyang. Dengab palatihan ini bagamana cara bisa meningkatan produksi dan juga pemasaran dan menaikan harga tembakau.(kamsah Galus)
KOMENTAR