Bonbon Pe-Paya Itek, Produk Asli Rayeuk Paya Itek

author photoCitizen Journalism
23 Sep 2019 - 20:03 WIB

LHOKSUKON - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pengabdian dan Penelitian Kepada Masyarakat (KKN PPM) Tim 1 2019 yang tergabung dalam kelompok 51 mengajarkan pembuatan bonbon (permen) pepaya kepada masyarakat Gampong Rayeuk Paya Itek Senin (21/9/2019).

Produk unggulan kelompok 51 ini memanfaatkan sumberdaya gampong setempat. Pemberian nama produknya pun dibuat sedemikian rupa agar mencerminkan nama desa tersebut. Program ini merupakan ide bersama mahasiswa kkn kelompok 51.

Adapun bahan yang diperlukan untuk membuat permen ini hanya tiga, yaitu pepaya muda, gula pasir, dan perasa buah sesuai selera. Cara pembutannyapun tidak rumit, pepaya mudah dibersihkan kemudian diparut, peras airnya, lalu tambahkan gula pasir dan masak sampai matang. Sisihkan, tambahkan perasa buah, lalu bentuk sesuai selera. 

Salah satu mahasiswa ekonomi, Dessy Rahmawati, menilai produk bonbon pe-paya itek tersebut dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Pasalnya, produk bonbon ini dapat dikembangkan oleh masyarakat sendiri dalam bentuk homeindustri.

Kegiatan yang dilakukan bersama ibu ibu PKK Gampong berlangsung dengan baik. Mereka sangat antusias menyimak dan membantu setiap langkah-langkah dalam pembuatan bonbon pepaya. Bahkan mereka meminta resep bonbon supaya bisa dilakukan dirumah.

"Ternyata proses pembuatan permen ini sangat mudah, bahan bahan yang digunakan pun tidak banyak, dan kami bisa membuatnya sendiri dirumah," tutur salah seorang warga.

Ketua PKK Gampong, Hafasah, menilai bonbon pepaya ini cocok dijadikan jajanan anak anak karena menggunakan bahan bahan alami yang aman dan tidak berbahaya bagi kesehatan.
KOMENTAR