Aceh Tuan Rumah Rakernas PTGMI Tahun 2019

author photoRedaksi
13 Sep 2019 - 14:15 WIB

BANDA ACEH - Plt Gubernur Aceh yang diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Aceh,  dr Hanif menyampaikan, peran Terapis Mulut dan Gigi dalam pelayanan  kesehatan gigi terutama di bidang promosi kesehatan sangat perlu adanya masukkan bimbingan lanjutan edukasi dengan pendidikan agar kesadaran merawat gigi setiap harinya sangat penting kepada masyarakat khususnya melindungi pencegahan gigi sebelum sakit. 

"Aceh saat ini, keluhan kasus pasien penyakit gigi seperti,  Karies dan Infeksi Gigi yang memicu masih minimnya kesadaran masyarakat dalam menjalani rawat kesehatan gigi sehari-hari, "ungkapnya. 

Hanif juga menyampaikan,  kesadaran masyarakat  masih harus lebih ditingkatkan lagi agar perawatan giginya mencegah terlebih dahulu lebih baik,  sebelum datangnya sakit dengan sering menyikat gigi sesudah makan maupun sebelum tidur malam. 

Hal ini disampaikan saat berlangsungnya Rakernas Persatuan Terapis Gigi dan mulut Indonesia (PTGMI) yang berlangsung di Hotel Hermes Palace,  Banda Aceh,  Jum'at (13 September 2019). 

Ketua Persatuan Terapis Gigi dan Mulut Indonesia (PTGMI),  Epi Nopiah mengatakan,  seluruh anggota PTGMI agar kedepan dapat terus memberikan penyuluhan perawatan mulut dan gigi mulai dari anak usia dini maupun orang dewasa khususnya tingkat sekolah secara edukasi agar pelayanan UKS  dapat berjalan  secara maksimal.

"Tingkat kesadaran diri sendiri terlebih dahulu perlu adanya capaian dalam menjalani perawatan gigi agar tetap sehat paling utama agar dapat mencegah sebelum gigi berlubang dengan menyikat gigi secara benar dan tepat, "ungkapnya. 

Sementara itu, Ketua Penyelenggara Rakernas PTGMI Aceh, Rasyidin Hamin SE MM M Kes PIA menambahkan, Aceh terpilih sebagai Tuan Rumah Rakernas PTGMI Tahun 2019 yang diikuti sebanyak 34 Provinsi di seluruh Indonesia dengan beberapa kegiatan agenda meliputi,  Rapat Pleno 1,2 dan 3, Sidang komisi A,  B dan C selanjutnya kegiatan seremonial Hut PTGMI. 

"Rakernas PTGMI ini diharapkan dapat berlangsung secara optimal sekaligus seluruh peserta dapat melihat secara langsung wisata menarik dan makanan kuliner khas Aceh lainnya, "ujarnya. (Ulan)
KOMENTAR