BEM FH Unimal Mendesak Polri Segera Tangkap Pelaku Teror wartawan di Kutacane

author photoCitizen Journalism
1 Agu 2019 - 22:33 WIB

LHOKSEUMAWE - Dunia jurnalistik di Aceh dalam beberapa hari terakhir sedang berkabung dikarenakan ada dua kejadian inkonstitusional yang dilakukan oleh pihak tertentu untuk meneror wartawan Asnawi luwi dengan cara dibakar rumah nya, dan percobaan pembakaran juga terhadap kantor PWI di Aceh tenggara 

BEM FH universitas Malikussaleh melalui ketua BEM Muhammad Fadli, Kamis (1/8) mendesak polri yaitu melalui yurisdiksi Polres Aceh tenggara agar segera menemukan pelaku dan mengusut tuntas kasus ini
Karna ini telah mengancam kebebasan pers yang ada di Aceh, UU No. 40 tahun 1999 Pasal 4 Ayat (1) telah menyebutkan kemerdekaan pers di jamin sebagai Hak Azasi Warga Negara.

Kami menilai dan mengindikasikan bahwa kasus ini ada hubungannya dengan kritikan-kritikan pedas para wartawan tersebut terhadap berbagai permasalahan yang ada di Aceh, karena dalam teori kausalitas di dalam hukum pidana di sebutkan sesuatu peristiwa hukum terjadi karena ada penyebabnya, semua itu saling berkorelasi.

Freedom of the press (kebebasan pers) memang sudah menjadi kewajiban, agar masyarakat mendapatkan informasi yang punya nilai validasi di dalamnya,
Selama ini pers di Aceh khususnya sangat informatif dalam menyampaikan berbagai informasi Kepada masyarakat Aceh.

Pers akan selalu independen,
Jadi jangan sampai ada pihak-pihak tertentu yang ingin membungkam kemerdekaan pers dengan melakukan teror-teror yang seperti itu

Kami BEM FH Unimal disini meminta agar polres Aceh tenggara kooperatif dan profesional dalam menangani kasus ini,karna kami yakin ada mafia besar yang bermain disini. Polres Aceh tenggara bisa mencari pelaku dengan pendekatan deskriptif yang dicetuskan oleh hermann mannheim di dalam ilmu kriminologi.

Jika pelaku di temukan, pasti aktor intelektual dibalik skenario besar ini akan terpecahkan, Kami saat ini sangat mendukung para wartawan yang ada di Aceh khususnya dalam memberikan informasi yang benar sesuai fakta di lapangan Kepada masyarakat, dan kami sangat mengecam apabila ada pihak tertentu yang ingin mengembalikan Indonesia ke era orba,ketika kemerdekaan berpikir dan kebebasan berpendapat sangat dikekang !

BEM FH UNIMAL selalu bersama wartawan di dalam menegakkan kebenaran di Nanggroe seramoe mekkah ini ! (Rel)
KOMENTAR