Sekda Tanggapi Serius Keluhan Masyarakat Tungel Baru

author photoKamsah
12 Mei 2019 - 13:20 WIB

BLANGEKEJREN - Sekda Gayo Lues H. Tahlib Sos MAP tanggapi dengan serius keluhan masyarakat desa Tungel baru kecamatan Rikit Gaib.  Sudah sepuluh tahun belakangan ini masyarakat desa Tungel Baru tidak bisa bersawah,  akibat irigasi yang mengairi sawah mereka tersumbat oleh pembangunan jembatan. 

Hal tersebut disampaikan oleh tokoh masyarkat Hadist (70) pada Tim Safari Ramadhan yang di ketua Oleh sekda H Thalib  di Dampingi Staf Ahli M. Saleh kepala Kemenag Maysuri dan PLT Kepala BNN. Zulkarnaen di desa Tungel Kecamatan Rikit Gaib, Sabtu (11/05/2019). 

Hadist mengatakan sudah setiap tahunnya disampaikan baik kepada bupati maupun kepada para anggota DPRK tetpai sampai saat ini irigasi mereka belum juga terealisasi. Kerusakan parah berawal sebelum ada pembangunan jembatan sampai di bangunnya jembatan. hingga sekarang irigasi mereka menjadi rusak parah. Saluran irigasi mengecil akibat pembangunan jembatan. 

Hadist berharap dengan kedatangan Sekda pada Safari Ramadhan tahun ini bisa memperbaiki irigasi mereka  yang belum berfungsi, selama ini warga tidak bisa bersawah mereka harus membeli beras. Dan harga beras setiap tahun tambah naik. Bila irigasi ada mereka bisa mengurangi beban ekonomi keluarga.  

Tidak usah dibangun jembatan tapi buat saja empat buah gorong-gorong kami akan buat sendiri bendungannya kami yakin dengan adanya gorong di kepala jembatan kami bisa bersawah kembali. Karena hanya itu harapan kami masyarkat dari 102 kk di desa Tungel Baru. 
 
Sekda Gayo Lues H.Thalib S.Sos menanggapi permintaan masyarakat tersebut mengatakan kita akan menanggpinya dengan serius dan akan memasukan pada anggaran tahun 2020. Selamah ini masyarakat sudah menyampaikan kepada Bupati dan juga kepada anggota DPRK, dan baru malam ini kepada Sekda tentu ini sudah pinal dan terlalu lama untuk sebuah pengharapan.

Dalam waktu dekat nanti kita akan bawa Tim Dari PU untuk melakukan perencanaan langsung ke lapangan, agar harapan masyarkat ini bisa di tanggapi dengan serius. (kamsah galus)
KOMENTAR