Bupati Aceh Utara: Pemilu Momen Kedewasaan dalam Berpolitik

ACEH UTARA - Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib mengajak seluruh komponen masyarakat untuk menjadikan Pemilu sebagai momen kedewasaan dalam berpolitik. 

"Soal kalah atau menang, itu biasa, dan bukan jadi pertentangan. Saya berharap, agar pada saat pemilihan dan seterusnya nanti kita masih tetap berjabat tangan, seperti yang kita lakukan selama ini". 

Demikian disampaikan Bupati Aceh Utara dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten I Setdakab Dayan Albar, S.Sos, MAP, ketika membuka kegiatan Pemilu Run dan Pagelaran Seni Budaya yang dilaksanakan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Utara di lapangan upacara Lhoksukon, Minggu, 7 April 2019. 

Bupati mengajak para Calon Wakil Rakyat, baik calon DPRK, DPRA, dan DPR RI maupun DPD RI, para pimpinan Partai Politik pengusung, juga para Pimpinan Tim Pemenangan atau Timses, untuk menjaga kondusivitas keamanan dan stabilitas daerah selama tahapan Pemilu berlangsung. 
Tidak hanya kepada peserta Pemilu, pihaknya juga mengajak semua komponen masyarakat, OKP, Ormas, LSM, para ulama dan tokoh masyarakat, tokoh agama, untuk mensukseskan Pemilu 2019 ini yang damai dan demokratis.

Melalui Pemilu Run dan Pagelaran Seni Budaya Pemilu Tahun 2019 ini, Bupati mengharapkan peserta Pemilu bisa mengimplementasikannya, dan mengharmoniskan cara berpolitik.
"Pikiran boleh panas, tetapi hati harus tetap dingin," harap Bupati sebagaimana disampaikan oleh Dayan Albar. 

Lebih lanjut, pihaknya atas nama Pemkab Aceh Utara menyampaikan apresiasi kepada jajaran KIP atas dedikasi dan inisiatif menyelenggarakan acara Pemilu Run dan Pagelaran Seni Budaya Pemilu tahun 2019. Kegiatan ini juga serentak secara Nasional pada tanggal 7 April 2017 kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sosialisas dan pendidikan pemilih kepada masyarakat dengan cara yang menggembirakan dan menyehatkan. 

Pagelaran Seni Budaya selain sebagai hiburan juga untuk meningkatkan partisipasi masyarakat wajib pilih dalam menggunakan hak pilihannya pada hari pemilihan nantinya. Masyarakat Aceh Utara agar labih cerdas dalam menggunakan hak pilihnya disaaat pemilu nantinya.

Seluruh tahapan yang diselenggarakan KPU bertujuan menyampaikan pesan kepada masyarakat terkait pelaksanaan Pemilu selain itu juga dimaksudkan untuk mewujudkan kearifan berdemokrasi melalui nilai budaya lokal masyarakat ditengah ancaman politik identitas, dan politik suku ras dan agama yang menjadi strategi politik pada setiap pelaksanaan pemilu, karena itu diharapkan nilai-nilai budaya tradisi mampu menjadi perekat dalam membangun demokrasi. 

Sebelumnya, Ketua KIP Aceh Utara Zulfikar,  SH, melaporkan pelaksanaan Pemilu Run dan Pagelaran Seni Budaya ini adalah bagian dari sosialisasi kepada masyarakat agar mereka cerdas dalam menggunakan hak pilih dan tidak golput. Juga supaya Pemilu bisa berjalan tertib, aman dan bermartabat. Tujuan dan hasil dari Pemilu Run dan Pagelaran Seni Budaya ini, agar terciptanya komunikasi yang kondusif, antara sesama peserta Pemilu dan pemangku kepentingan.

"Kita optimis Pemilu tahun 2019 ini dapat berjalan damai dan demokratis. Pemilu tertib dan aman akan melahirkan Wakil Rakyat yang berkualitas," kata Zulfikar. 

Sekretaris KIP Aceh Utara Hamdhani, SAg, mengatakan kegiatan itu juga disertai dengan pemberian dorprize kepada para peserta Pemilu Run. Selanjutnya dimeriahkan dengan Pagelaran Seni Tradisional dengan menampilkan sejumlah kreasi seni dari wilayah Aceh Utara. (*)
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru