Bupati Umrohkan Perawat yang Bertugas di Daerah Terpencil

author photoRedaksi
13 Mar 2019 - 21:25 WIB

BLANGKEJEREN - Bupati Gayolues H Muhammad Amru  memberikan Hadiah Umroh kepada Perawat yang bertugas di daerah terpencil tepatnya pedalaman Aceh, desa Lesten, kecamatan Pining kabupaten Gayo Lues, Rina Muliyati mendapatkan hadiah umroh dari Bupati Gayo Lues. 

Menurut catatan, Perawat ini sudah bertugas selama 11.5 tahun di desa Pedalaman Lesten. Desa ditengah hutan paling terpencil di kabupaten Gayo Lues.

Bukan hanya itu, Bupati juga memberikan hadiah umroh kepada seorang guru yang bekerja di kecamatan Pining, Bapak Sulaiman Spd  dan pemberian hadiah kepada para tokoh pendiri Kabupaten Gayo Lues serta lounching program beasiswa kepada murid SD dan SMP, dan terakhir pemberian bantuan pemberdayaan ekonomi bagi para janda. 

Acara digelar pada Senin Malam pada malam resepsi peringatan HUT Ke 17 Kabupaten Gayo Lues.

Bupati Gayo Lues H.Muhammad Amru mengatakan pemberian hadiah Umroh kepada perawat Rina Mulyati yang bertugas di pedalaman Lesten untuk memotivasi petugas lainya yang bertugas di daerah pedalaman agar dapat tabah dan mengabdikan diri kepada masyarakat dengan baik.

"Rina sudah bertugas selama 11,5 tahun di desa pedalaman Lesten kecamatan Pining, sejak gadis hingga memiliki tiga orang anak  tetap tabah bertugas dan tidak pernah pindah. 

Kini Rina dipersunting oleh pemuda setempat dan telah memiliki anak tiga. Sejak desa Lesten belum memiliki sarana jalan hingga sudah memilki sarana jalan Rina tetap konsisten melayani kesehatan masyarakat desa Lesten. Meskipun sudah bertugas 11 tahun lebih tetapi rina masih berstatus honorer Rina sudah selayaknya mendapatkan perhatian, Terang Bupati H Muhammad  Amru.

Usai mendapatkan hadiah Umroh dari Bupati lewat Akun Facebooknya Rina mengucapkan rasa syukurnya, dirinya juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tuanya, suami dan juga tidak lupa dirinya mengucapkan terimakasih kepada masyarakat desa Lesten yanng sudah mendukung dan memberikan suport kepada dirinya hingga dirinya bisa bertahan bertugas di pedalaman desa Lesten. (Kamsah galus)
KOMENTAR