Penderita Penyakit Penyempitan Saraf di Aceh Timur Butuh Uluran Tangan

author photoHasan Basri
20 Feb 2019 - 22:41 WIB

NET ATJEH, ACEH TIMUR --- Terlahir  Sempurna  adalah keinginan setiap Insan, Namun Takdir Ilahi tidak bisa dirubah oleh Manusia, Seperti  halnya bocah Kecamatan Peunaron,Kabupaten Aceh Timur ini  yang terlahir berbeda dari anak lainnya, Rabu 20 Febuari 2019.

Anugerah Agustina Butar-Butar (4) adalah Putri dari pasangan Marolop Makup Butar-Butar atau sekarang lebih akrap dikenal dengan Nama Rahman sejak dirinya masuk Agama islam dan menjadi Mualaf bersama istrinya, Kiki  Nurianti Nasution, warga Dusun Krueng Baung 3, Desa Peunaron Lama, Kecamatan Peunaron, Aceh Timur .

Kondisi Anak yang masih belia ini sangat memperihatinkan, Pasalnya Penyakit Penyempitan Saraf yang dideritanya sejak Lahir harus membuat Anugerah Agustina terbaring lemas dipangkuan ibu sejak dia masih bayi.

''Kami sudah berupaya mengobatinya secara Tradisional mengingat keterbatasan biaya, setelah sekian Lama Pengobatan, Diketahui kalau Penyakit yang di Derita Anugerah Agustina adalah penyempitan Saraf dan kami sangat sedih seiring bertambahnya umur dia semakin lama mengalami pembesaran di bagian Kepala.

''Sejauh ini kita dari Keluarga tidak bisa berbuat banyak  karena Ayahnya pun seorang buruh yang pendapatan cuma 20 Ribu perhari ,jangankan untuk mengobati Anak kami , makan saja serba kekurangan,'' Ujar Kiki Nurianti Nasution.

Sementara Kapolsek Serba Jadi, AKP Ahmad Yani, melalui Bhabinkamtibmas , Brigadir Syaraja, yang mengunjungi langsung kediaman Anugerah Agustina pada Senin Siang tidak Kuasa menahan air mata saat melihat sesosok anak dengan senyumannya meskipun menahan rasa sakit.

''Meskipun sekilas Anugerah Agustina nampak ceria, Namun kita tahu bahwa Dia sangat menderita menahan rasa Sakit yang dideritanya.

''Kepada Orang Tua tetap semangat dan senantiasa bersabar maupun berdoa kepada Allah SWT. Demi kesembuhan Anuegerah Agustina ,yakinkan kepada Putrinya bahwa dia akan sembuh dengan pertolongan yang maha Kuasa, Amin yarabbal A'lamin,'' Kata Brigadir Syaraja.

Kini keluarga cuma berharap dan berdoa kepada sang Khalid supaya datang uluran Tangan Pemerintah serta para Dermawan yang mau membantu untuk mengobati Anugerah Agustina  supaya bisa tersenyum dan bermain  bersama teman-teman sebayanya (Basri)
KOMENTAR