Kesenjangan Sosial Mulai Muncul di Aceh Timur

TheAtjeh.Net, Aceh Timur- Issue kesenjagangan sosial kian hari kian terasa di Aceh Timur bak halnya seperti kecewa bisa dirasakan tapi tak bisa diraba, itulah perumpamaan yang terjadi di Kabupaten Aceh Timur saat ini. 

Menurut Yuswanda atau sering disapa Pang Wanda (Panglima GAM sagoe Julok) saat ini terkesan Kabupaten Aceh Timur sudah dibagi oleh tembok pemisah antara blok barat, blok timur dan tengah. Sehingga kesenjangan sosial antara blok barat dengan blok timur kian hari semakin terasa, bahkan hal itu semakin terasa dan menonjol di era masim pemilu saat ini. 

"Coba kita bicara fakta, Ketua perwakilan rakyat dari mana, Ketua Komisi I dari mana, Ketua Pansel KIP dan anggotanya dari mana, pengendali politik dari mana, Ketua Fraksi dan Ketua Banggar bahkan Asistensi dari mana tanpa kita disadari kesenjangan sosial kemakin terasa perbedaan antara blok timur dengan blok barat di Kab Aceh Timur" Ungkap Yuswanda, Kamis 02/11/2023.

Dirinya khawatir jika kesenjagangan sosial ini tidak segera diperbaiki maka kita yakin pemilu dan pilkada tahun 2024 masyarakat blok barat tidak akan mendukung arah politik yang ditentukan dan jurang perpisahan antara blok timur dengan blok barat tidak ada lagi kata bersatu. 

Ia juga menduga yang akan lulus Komisioner KIP Aceh Timur nantinya semuanya dari Blok Timur atau bisa jadi kemungkinan adanya dari Blok tengah satu orang, itupun karena blok tengah sudah memaksa memintanya agar ada keterwilan mereka. 

"Memang dalam UU No 7 Tahun 2017, Dalam UUPA No 11 Tahun 2006, dan dalam Qanun No 6 Tahun 2018 perubahan dari Qanun 6 Tahun 2016 tidak ada disebutkan keterwakilan wilayah untuk dipilihnya Komisioner KIP. Akan tetapi, jika dilihat dari kearifan lokal dan keterwakilan aspirasi makanya sudah sepatutnya hal itu diperhatikan". Kata Yuswanda atau disapa Teuntra Rusia.

Selaku KPA dan tokoh pemuda Aceh Timur dirinya tidak mau terjadi perpecahan gara-gara kepentingan kelompok atau wilayah. Dia meminta kepada pengendali politik di Aceh Timur untuk segera memperbaiki sistem yang kian hari semakin rusak, jika memang masih ada niat baik untuk membawa Aceh Timur yang lebih baik.

Jika tidak, wahai pengendali politik dan pemegang kekuasan bersama kroni-kroni kalian lakukan susuka kalian. Tapi ingat, kami siap dengan segala hal apapun itu untuk melawan ketidak-adilan ini. Kami akan lawan orang-orang yang telah memecah belah persatuan dan kesatuan di Aceh Timur. 

"Saya siap menjadi koordinator untuk melawan ketidak-adilan ini, ayo kepada seluruh KPA, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan elemen sipil rakyat mari kita bersatu dan lawan kesenjangan dan ketidak-adilan ini" Tegas Wanda

Karena menurutnya, kesenjangan sosial pernah terjadi ketika islam belum masuk ke Aceh ketika masa itu masa agama hindu atau yang sering kita kenal dengan istilah golongan atas kasta, namun setelah islam masuk ke Aceh pada abad pertama Hijriah atau ke-7 Masehi (versi Google_red) kasta atau golongan telah dihapus di bumi Nurul Akla ini (Bersambung). (Basri)


Postingan Lama
Postingan Lebih Baru