Ners Rody: Perkembangan Teknologi sangat bermanfaat pada Ranah yang Positif

author photoRedaksi
10 Agu 2022 - 07:29 WIB

BANDA ACEH - Seiring dengan perubahan zaman yang telah mempengaruhi berbagai sektor kehidupan, penguatan karakter yang berkualitas perlu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Demikian dikatakan Ners Rody Motivator ( NRM ) saat menghadiri Undangan Narasumber Live Talk Show Di TVRI "Aceh Bicara" Dalam Rangka Dirgahayu Republik Indonesia , Bersama Narasumber Zawata Afnan Ketua BEM USK, Selasa (9/8/2022). 

Banyak faktor yang mempengaruhi karakter manusia mulai dari lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat, ungkap Ners Rody. 

"Di era sekarang, tanda-tanda menurunnya karakter bangsa semakin terlihat nyata . 
Hal tersebut tentu dapat dilihat melalui sikap generasi muda yang tidak wajar kepada antar sesama, bahkan kepada orang yang lebih tua. Misalnya, rendahnya rasa hormat kepada guru atau orang tua, " tambahnya. 

Selain itu menurunnya nilai karakter bangsa juga dibuktikan dengan meningkatnya kekerasan, juga penggunaan bahasa yang kurang sopan dalam keseharian.

Perkembangan teknologi sangat bermanfaat apabila diimplementasikan pada ranah yang positif, namun dalam kenyataannya masih banyak generasi muda yang tidak memikirkan pentingnya mengontrol sikap negatif dalam merespon arus globalisasi.

Maka pendidikan karakter sangat penting digencarkan dan diperhatikan oleh berbagai pihak. Keluarga yang merupakan pendidikan pertama bagi anak, maka sudah seharusnya pihak keluarga menuntun arah tindakan anak-anaknya agar tidak salah jalur. Jika dari rumah seorang anak telah dididik untuk bersikap baik dengan cara yang tepat, maka anak tersebut akan menggambarkan jati dirinya yang baik pula ketika di luar rumah.. Selain keluarga, sekolah juga tempat penting bagi seorang anak dalam menguatkan karakternya.

Ketika anak telah terbiasa hormat pada orang tuanya, maka ketika dia di sekolah, anak tersebut juga akan menghormati gurunya. Sedangkan lingkungan teman juga memiliki pengaruh kuat dalam karakter seseorang. 

Maka tentu pihak keluarga akan lebih selektif dalam mengawasi lingkungan pergaulan anak.

Penyimpangan karakter bangsa di era globalisasi harus menjadi perhatian khusus bagi pemerintah dan juga orang tua. Generasi milenial yang tidak lepas kaitannya dengan digitalisasi akibat globalisasi ini perlu dilakukan upaya yang modern untuk memperkuat karakter mereka yang berpedoman pada nilai-nilai Pancasila. Salah satunya yaitu dibutuhkannya strategi khusus dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila pada generasi muda dengan metode yang fleksibel.

Disini pemanfaatan media sosial maupun teknologi informasi menjadi metode yang dinilai efektif untuk mengaplikasikan pendidikan karakter dengan acuan nilai-nilai Pancasila. 

"Misalnya saja sekarang sedang tren aplikasi Tik Tok. Pemerintah dapat menggunakan aplikasi tersebut untuk membuat konten edukasi penanaman karakter yang sesuai dengan generasi muda melalui video yang berdurasi pendek namun tetap menarik visualnya, " pungkasnya. 
KOMENTAR