Ini Kata Jubir Partai Aceh Terkait Sikap Gubernur Aceh

author photoHasan Basri
29 Jun 2021 - 15:57 WIB

THEATJEH.NET --- Terkait tidak di keluarkannya rekomendasi penetapan lahan untuk Universitas Syiah Kuala, Juru bicara Partai Aceh (PA), Nurzahri,ST menyayangkan sikap Gubernur Aceh, Selasa 29 Juni 2021.

Juru Bicara (Jubir) Partai Aceh, Nurzahri, ST melalui Pers Rilisnya pada Selasa, siang mengatakan Partai Aceh sangat menyayangkan yang dilakukan Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dengan tidak adanya rekomendasi dari Gubernur Aceh telah menghambat proses pembangunan dua Kampus Universitas kebanggaan rakyat Aceh itu.

" Kami dari Partai Aceh sangat menyayangkan atas kejadian ini apalagi dengan sikap Gubernur Aceh yang tidak mengeluarkan Rekomendasi Penetapan lahan untuk pembangunan dua Kampus Syiah Kuala yang menjadi Universitas kebanggaan Rakyat Aceh,". Kata Nurzahri

lebih lanjut dirinya mengatakan Kampus Syiah Kuala merupakan simbol pendidikan Aceh oleh karena itu, peradaban manusia di Aceh juga di bentuk disana, maka sangat disayangkan apabila benar Pemerintah Aceh tidak mau mengeluarkan rekomendasi penetapan lahan HTI kepada Unsyiah.

"Kita tahu bahwa Universitas Syiah Kuala merupakan Simbol pendidikan Aceh tentunya ini sangat merugikan kita semua, apalagi kami mendengar bahwa Pemerintah Pusat melalui kementerian Lingkungan Hidup telah menyerahkan kepemilikan lahan tersebut kepada pemerintah Aceh dengan catatan akan di teruskan kepada USK, hal ini dapat dikategorikan sebagai tindakan yg menghambat pembangunan peradaban.
Oleh karena itu Partai Aceh akan memerintahkan kader-kader Partai Aceh yg ada di DPR Aceh terutama yg bertugas di komisi pendidikan untuk memanggil Gubernur Aceh dan jajaran pemerintah Aceh agar dapat di klarifikasi penyebab enggannya Gubernur memberikan rekomendasi tersebut.".

" Karena menurut Partai Aceh, tindakan penghambatan pembangunan kampus Aceh telah mencederai semangat pembangunan pendidikan Aceh sebagaimana salah satu visi-misi Irwandi-Nova yaitu "Aceh Carong".
Dan semoga pemanggilan itu dapat menyelesaikan permasalahan yg menimpa kampus kebanggaan rakyat Aceh itu " Tutup Juru Bicara Partai Aceh. (Basri).

KOMENTAR