IMC Aceh Bersama Pegadaian Gelar Pelatihan Pemberdayaan Pengrajin Tikar Pandan

author photoRedaksi
4 Apr 2021 - 06:24 WIB

BIREUEN - Indonesia Motivator Community (IMC) Aceh kerja sama dengan Pegadaian Syariah Cabang Bireuen melatih perempuan menganyam berbagai produk dari bahan daun pandan untuk dipasarkan secara lebih luas, di Kampong Bugak Krueng Matee, Kecamatan Jangka, Bireuen. Sabtu, (3/4/2021).

"Kami akan bantu memasarkan produk ini di tingkat provinsi, nasional, dan internasional melalui instansi terkait," kata Ketua IMC Aceh Hj Ners Rosdiana, SKM, S.Kep saat memberikan sambutan.

"Jika nanti ada pesanan, harapan kami kelompok ini menjadi pusat produksi anyaman daun pandan," jelas Ners Rosdiana di hadapan ibu-ibu pengrajin tikar pandan, yang tergabung dalam Kelompok Bunga Pandan.

Menurutnya, banyak ibu-ibu yang jual hasil anyamannya di kampung secara kredit, namun harganya tidak sesuai. 

"Hal ini menjadi alasan saya untuk membantu promosi produk ini," ungkap Ners Rody yang juga seorang motivator.

Camat Jangka yang diwakili Sekretaris Camat Jangka, Armia, SH mendukung apa yang dilakukan IMC Aceh dan Pegadaian Syariah Cabang Bireuen sebagai upaya promosi karya warga Kecamatan Jangka.

"Perlu produk kreatif dari daun pandan seperti kotak tisu, karena lebih menarik dan pasarnya luas," kata Armia.

Sementara itu, Kepala Pegadaian Syariah Cabang Bireuen yang diwakili Zulham, saat meresmikan acara mengatakan program ini  sangat bagus sebagai pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan.

"Beberapa produk seperti santan bubuk produk warga Bireuen sudah masuk Suzuya. Tidak tertutup kemungkinan produk anyaman pandan ini bisa dipromosi di perhotelan," pungkas Zulham.

Acara ini juga dihadiri oleh keuchik, Sekdes, imam dan masyarakat Kampong Bugak Krueng Matee.
KOMENTAR