Timang Gajah Bener Meriah Dilanda Banjir

author photoRedaksi
28 Jan 2021 - 08:13 WIB

BENER MERIAH – Intensitas hujan deras terjadi dalam beberapa hari hingga sampai saat ini, Rabu (27/01/2021) Pukul 18.30 WIB sore, menguyur wilayah Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah.

Hujan lebat menganyutkan sampah disertai kayu dari pergunungan itu membuat sungai di daerah tersebut tersumbat sehingga mengakibatkan luapan air sungai melanda ke pemukiman penduduk di Desa Lampahan Induk, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah.

Atas kejadian tersebut, terdapat 3 (Tiga) rumah warga mengalami rusak parah, Balai pengajian mengalami rusak parah dan Pos Gardu Induk Kantor Unit PLN Wilayah Lampahan mengalami rusak ringan akibat luapan air. Diperkirakan kerugian mencapai Rp 150.000.000.

Adapun pemilik rumah korban luapan air dengan Identitas sebagai berikut: Sulaiman (45) pekerjaan pedagang, warga Desa Lampahan Induk, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener meriah. Kemudian Suginem (65) Petani warga Desa Lampahan Induk, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah dan Abdullah Sapari (34) Pedagang, warga Desa Lampahan Induk, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener meriah.

Sementara itu Danramil 03/Timang Gajah Kapten Inf Abdul Aziz mengatakan, Ia bersama anggotanya Babinsa turut membantu masyarakat yang rumahnya terdampak terkena banjir di lokasi Luapan air.

Danramil Kapten Inf Abdul Aziz menyebutkan, Saat ini untuk pembersihan material sampah dari luapan air masih dilakukan secara manual dilakukan oleh masyarakat dibantu TNI dan dari polsek Timang Gajah.

Selain itu, Kapten Inf Abdul Aziz sudah Berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bener Meriah untuk pelaksanaan pembersihan material sampah da kayu dari luapan air akan di laksanakan besok, di karenakan hari sudah gelap dan masih berlangsungnya hujan.

"Untuk warga yang mengalami korban rusak rumah akibat luapan air sementara mengungsi ke rumah sanak saudara terdekat", terang Danramil 03/Timang Gajah Kapten Inf Abdul Aziz.

Danramil menghimbau, saat ini cuaca di Wilayah Kabupaten Bener Meriah cukup ekstrim, diharapkan kepada warga agar adanya kewaspadaan siaga bencana sehingga dapat meminimalisir terjadinya korban jiwa lainnya, begitupun kesehatan dengan cuaca yang tidak menentu pagi hingga siang cukup panas dan memasuki sore hari hujan, pungkas Kapten Inf Abdul Aziz.
KOMENTAR