Aliansi Mahasiswa Darussalam Lakukan Penyataan Sikap

author photoHasan Basri
6 Jul 2020 - 19:46 WIB

BANDA ACEH --- Belasan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Darussalam melakukan aksi pernyataan sikab  'Reshuffle Manteri BUMN' Erick Tohir. Pernyataan sikap itu disampaikan oleh Juru Bicara Aliansi Mahasiswa Darussalam, Angga Ramadhan, di halaman kampus Unsyiah, Provinsi Aceh, pada Senin (6/7/2020).

Pasalnya,  ada 564 Komisaris BUMN yang sekarang rangkap jabatan. Diantaranya, 27 orang dari unsur TNI aktif, 13 orang dari unsur POLRI aktif, 11 orang dari BIN, 12 orang dari Kejaksaan Agung, 1 orang dari Hakim, 4 orang dari BPK, dan ratusan lainnya dari lembaga kementerian dan non kementerian.

Menurut Aliansi Mahasiswa Darussalam yang disampaikan oleh Angga Ramadhan, kebijakan rangkap jabatan Komisaris BUMN menjadi bukti bahwa Erick Tohir sebagai Manteri yang tidak mempraktekkan Prinsip Good Governance dalam pengolaan BUMN juga tidak sejalan dengan Visi Misi Joko Widodo.

Angga juga mengatakan bahwa rangkap jabatan Komisaris BUMN oleh (TNI,Polri) merupakan pelanggaran UU No. 30 tahun 2004 tentang TNI dan UU No. 2 tahun 2002 tentang Polri yang membangkitkan Dwi Fungsi ABRI di Kementrian BUMN.

Sebagai anak bangsa mereka resah atas segala kebijakan yang menyimpang terhadap hukum sebagai manteri BUMN. dan juga telah menunjukkan sikab terang-terangan pembungkaman terhadap konstitusi dan kebijakan Presiden Joko Widodo.

Aliansi Mahasiswa Darussalam dalam melihat persoalan bangsa dan negara di kementrian BUMN mendesak Jokowi _Reshuffle_ (menggaanti/pemecatan) Erick Tohir.

"Kami Aliansi Mahasiswa Darussalam meminta kepada Presiden Indonesia Ir. Joko Widodo untuk melakukan evaluasi kinerja di kementerian BUMN dan memecat Erick Tohir sebagai manteri BUMN", kata Angga.

Mereka juga menyerukan dan mengajak kepada seluruh Mahasiswa Indonesia untuk mengawal dan mengkritisi kebijakan Joko Widodo agar tetap dalam koridor semangat dan nilai perjuangan reformasi 1998. ()
KOMENTAR