Kawanan Kerbau Liar Hantam Inova

author photoHasan Basri
19 Jun 2020 - 15:41 WIB

THEATJEH.NET, Aceh Timur- Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Aceh Timur, kali ini akibat kawanan kerbau liar melintas  Jalan raya, mobil Inova milik M Adam tokoh Aceh Timur mengalami rusak parah, kejadian tersebut tepatnya di depan SMA 1 Kota Idi, Desa Tanoeh Anoe, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur.

Menurut keterangan koban, kejadian berawal ketika dia hendak ke Kota Idi sekitar pukul 23.00 Wib pada Rabu malam tanggal 18/06/2020 tiba-tiba melintas kawanan kerbau tepatnya didepan mobil yang sedang dikemudikan oleh korban. Kerena melintas secara mendadak, korban tidak sempat untuk  mengelak hingga terjadi tabrakan dengan kawanan kerbau liar tersebut.

Ketika pihak wartawan mencoba menkonfirmasi kejadian tersebut, M Adam yang juga Keuchiek aktif Desa Titi Baroe, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur membenarkan kejadian tersebut dan saat ini mobil miliknya sudah ditarik ke bengkel akibat kerusakan yang sangat parah.

" ia benar kebetulan mobil saya sudah ditarik ke bengkel karena rusak parah" Ungkap M Adam.

Akibat kejadian tersebut mobil Inova warna hitam milik korban rusak parah, bahkan menurut perkiraan kerugian korban mencapai 20 juta-an. Kejadian tersebut sempat disaksikan oleh warga setempat kebetulan kawasan tersebut dekat dengan salah satu coffe terkenal dikota Idi, Aceh Timur.

Karena tidak ada pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut, warga setempat bersama korban kecelakaan (M Adam) menggiring kerumunan kerbau tersebut ke Kantor Satpol PP/WH Aceh Timur. Hingga saat ini 12 ekor kerbau tanpa pemilik tersebut masih diamankan oleh pihak berwajib tersebut.

Sementara T Amran atau sering disapa Ampon Kepala Satpol PP/WH membenarkan kejadian tersebut, bahkan saat ini pihaknya saat ini sudah mengamankan 12 ekor kerbau liar tersebut.

"ia benar saat ini kita sudah mengamankan kerbau tersebut, padahal kita selalu menghimbau kepada kepada masyarakat untuk tidak melepaskan hewan ternak dikawasan Kota, didalam Qanun daerah, peraturan Bupati, bahkan resam Gampong juga sudah mengatur tentang hewan ternak, tapi kita lihat bahwa masih banyak masyarakat yang tidak mengindahkannya" Ungkap T Amran.

Dirinya juga mengharapkan agar kejadian tersebut tidak terulang kembali, karena kejadian yang menimpa M Adam adalah sebuah bukti bahwa melepaskan hewan ternak dikawasan kota akan berakibat fatal bagi nyawa dan harta benda milik orang lain, bahkan bisa merusak kota. (Salin)

Teks Foto: Mobil milik korban rusak parah akibat kecelakaan didepan SMA 1 Kota Idi, Aceh Timur.
KOMENTAR