Status ODP Covid-19 di Aceh Utara Berkurang

author photoRedaksi
28 Mar 2020 - 07:19 WIB

LHOKSUKON – Warga Kecamatan Nibong, Aceh Utara yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) tercatat berjumlah sebanyak 10 orang. Hal baiknya ialah angka tersebut berkurang dari pada hari sebelumnya dimana 9 OPD dinyatakan aman kesehatan dari wabah virus Corona (Covid-19), setelah melewati 14 hari masa pemantauan hingga Jumat (27/03/2020).

Data tersebut didapat pihak Polsek Nibong dari hasil koordinasi rutin yang dilakukan Pihak Polsek dengan Puskesmas setempat.

"Sampai pukul 12.00 WIB jumlah ODP di Kecamatan Nibong tersisa 10 orang, 9 orang sebelumnya sudah lewat masa pemantauan selama 14 hari, dan Alhamdulillah mereka dalam keadaan sehat," ujar Ipda Jimmy.

Sementara itu Monitoring dan koordinasi yang dilakukan Polsek Cot Girek, Polres Aceh Utara dengan pihak Puskesmas setempat, Jumat (27/3/2020) memperoleh data jika 7 dari 9 warga Cot Girek yang sebelumnya dinyatakan masuk daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) dinyatakan sehat.
Mereka diputuskan sehat setelah melewati masa pemantauan selama 14 hari oleh petugas kesehatan, Sementara 2 orang ODP yang tersisa masih belum melewati jangka waktu isolasi mandiri 14 hari.

"Dua orang ODP ini adalah seorang lelaki dan perempuan, mereka punya riwayat perjalanan dari Malaysia sementara kondisi kesehatannya saat ini dilaporkan mengeluh batuk, deman dan pilek," ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto melalui Kapolsek Cot Girek Ipda Fikri K.

Fikri mengimbau masya-rakat tidak takut dan resah. Namun harus waspada dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam keseharian. "Serta mengurangi aktivitas di luar rumah dan menjaga jarak dengan lawan bicara."
Ia juga mengimbau, jika ada warga yang baru kembali dari daerah terjangkit virus corona (Covid-19), agar se-gera melapor dan memeriksakan diri ke petugas kesehatan terdekat. Hal tersebut, demi keluarga dan masyarakat se-kitar.

"Masyarakat saat ini dituntuk untuk lebih meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing dengan selalu mengikuti informasi dan imbauan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah," ujarnya.

Istilah ODP merupakan orang yang memiliki gejala demam atau gangguan saluran pernapasan ringan dan pernah mengunjungi atau tinggal di daerah yang diketahui merupakan daerah penularan virus. []
KOMENTAR