Memprihatinkan Masjid Peninggalan Pahlawan Nasional di Kecamatan Tiro Pidie

author photoM. Sulaiman
20 Feb 2020 - 00:14 WIB

PIDIE - Kondisi Masjid sangat memprihatinkan itu berada di Gampong (Desa) Mancang Kecamatan Tiro Kabupaten Pidie, merupakan peninggalan Pahlawan Nasional yaitu Teungku Chik Di Tiro Muhammad Saman.

Masjid tersebut nyaris roboh dikarenakan tidak terawat.

Menurut Keterangan. Tarmizi, S.Pd. Kepala sekolah MTsS Tiro. Rabu, (19/02/2020), Mesjid tua beralamat Desa Mancang, Truseb Pidie. Kondisi sebelum direhab, kayu yang menjadi bahan utama masjid terlihat lapuk, kubah dibagian langit mulai miring. 

Tambahnya, Teungku Chik Di Tiro adalah Ulama pejuang yang kembali menggairahkan pada masa Perang Aceh tahun 1881, dan semangat Prang Sabi terus digelorakan hingga beliau meninggal dunia pada 31 Januari 1891, Teungku Chik Di Tiro lalu diangkat menjadi Pahlawan Nasional dari Aceh. Peninggalan Masjid tersebut diperkirakan sekitar 1206 Hijriah atau 1791 Masehi.

Peninggalan dan berdirinya masjid ini diketahui dari salah satu dayah (Pesantren) yang berada disamping masjid tersebut. Pada saat itu, karena Aceh terus bergejolak, pesantren mulai sepi dan tidak berkembang lagi. Di dalam Masjid, sebuah beduk dan mimbar teronggok berdebu antara dedaunan yang jatuh berserak di lantai,

"Saya bersama Tuha Peut Gampong (Orang Tua Empat Prangkat Desa) telah duduk mufakat beberapa waktu lalu, agar Masjid yang mempunyai nilai sejarah itu segera dirawat menjadi situs cagar budaya lagenda. Sebagaimana harapan Masyarakat Kabupaten Pidie," sebut Tarmizi.

Maka kepada semua masyarakat Kabupaten Pidie khususnya, supaya dapat membantu agar masjid tersebut dapat terjaga, dan terima kasih kepada masyarakat serta kawan kawan semua para donator dan pemerhati Budaya Aceh yang telah memperhatikan hingga proses rehab masjid yang sedang berjalan,

Semoga saja kedepan situs sejarah ini dapat kita jadikan tempat wisata yang dapat mendatangkan pengunjung sehingga akan meningkatkan stabilitas perekonomian masyarakat setempat, harap Tarmizi.

Dengan semua ini tidak terlepas dari kerjasama Ketua Forum keuchiek Kecamatan Tiro H. Ruslan, keuchiek Mancang Anwar, dan Bendahara Yayasan Teungku Chik Di Tiro Husaini, juga tokoh masyarakat tiro yang selalu aktif memikirkan sejarah ini, Camat dan Anggota Muspika. Masjid peninggalan Pahlawan Nasional, Teungku Chik Di Tiro Muhammad Saman. Jangan dilupakan, ucapnya. (Saumi)
KOMENTAR