Posisi Wabup Kosong, Armi : DPRK Bener Meriah Segera Surati Bupati

author photoRedaksi
9 Des 2019 - 09:37 WIB

BENER MERIAH - Hampir tujuh bulan posisi wakil Bupati Kosong pasca dilantiknya Abuya Sarkawi menjadi Bupati Bener Meriah untuk sisa jabatan tahun 2019-2022 yakni pada 30/4/2019 oleh Plt Gubernur Aceh  Nova Iriansyah.

Sebagaimana diketahui  sebelumnya , Sarkawi Dilantik sebagai  Bupati Bener Meriah setelah divonisnya mantan Bupati Bener Meriah, Ahmadi  dalam kasus suap terhadap Gubernur Nonaktif Aceh, Irwandi Yusuf terkait perkara proyek Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) beberapa waktu lalu.

Kondisi kekosongan ini sebelumnya sudah disoroti oleh koordinator lembaga study kajian kebijakan Publik (LSK2P) BM, Armi Arija. Ia menyatakan mungkin beberapa waktu lalu pimpinan DPRK Bener Meriah belum terbentuk demikian juga dengan AKD, " berapa waktu lalu juga kami bicara terkait kekosongan Kursi BM 2, dan sulit direspon DPRK sebab ketua Definitif dan Alat kelengkapan belum ditetapkan, nah kali ini kami ingin dewan berperan dalam menyikapi kekosongan kursi wakil Bupati Bener Meriah" ujar Armi.

Ia juga menyampaikan bahwa sesuai  peraturan pemerintah (PP) Nomor 102 tahun 2014  pasal 3 ayat (1)  tentang batas pengisian wakil gubernur, wakil wali kota dan wakil Bupati  dilaksanakan paling lambat 1 Bulan setelah pelantikan gubernur, Walikota atau Bupati, tapi ia bisa memaklumi mengingat dewan terpilih baru selesai dalam menetapkan pimpinanya.

"kekosongan posisi wabub tentu sedikit banyak akan berpengaruh terhadap tidak optimalnya sebuah kinerja pemerintahan, sebab eeksekutif perlu percepatan dalam penyelesaian tugas dan program" tandasnya, Armi juga mengingatkan bahwa keberadaan wakil itu adalah amanat undang-undang dan harus diisi, "kita jangan bicara perlu dan tidak perlu, atau butuh tidak butuh keberadaan yang namanya wakil, tapi itu hal yang mutlak yang perlu diisi sesuai amanat undang-undang" terangnya. 

Diakhir pernyataannya ia  mendesak pimpinan DPRK Bener Meriah untuk menyurati Bupati terkait kekosongan posisi wakil Bupati, " dewan perlu dan segera menyurati Bupati, sembari menyiapkan komisi yang membawahi proses pengisian wabub, disamping itu juga berharap pada para pimpinan partai pengusung agar menyiapkan serta  merekomendasikan  siapa yang akan menjadi calon wakil Bupati untuk mendampingi Abuya sarkawi" tutupnya. []
KOMENTAR