Kadis Cipta Karya Aceh Buka Musda Bersama Ke- 3 T.A 2019

author photoRedaksi
6 Nov 2019 - 15:03 WIB

BANDA ACEH - Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah yang diwakili Kadis Cipta Karya Aceh, Mirzuan membuka kegiatan Musda Ke-3 Bersama PW PATI, DPD ATAPI dan APAKSINDO yang berlangsung di Seventeen Hotel Banda Aceh, Rabu (6 November 2019).

Kadis Cipta Karya Aceh, Mirzuan menyampaikan, berlangsungnya kegiatan Musyawarah selain bertujuan untuk menyusun anggota kepengurusan baru, juga penting untuk membahas berbagai kebijakan terkait usaha jasa konstruksi di daerah kita, sebagaimana UU Nomor 2 Tahun 2017 yang
menegaskan bahwa sektor konstruksi harus mampumelibatkan partisipasi masyarakat serta adanya kesetaraan posisi antara pengguna dan penyedia Jasa.

"Kita berharap kedepan adanya Musda Bersama PATI, APAKSINDO dan ATAPI Aceh dapat menjawab tantanganini, sehingga sektor konstruksi mampu mendukungpercepatan pembangunan di
bidang konstruksi ini guna memiliki porsi cukup besar dengan menjalin kerjasama  bersama semua instansi SKPA, sehingga para penyedia jasa dan ahli konstruksi Aceh dapat menjadibtuan rumah di negeri sendiri," ujarnya Mirzuan.

Oleh sebab itu, tidak heran jika usaha ini terus berkembang dari hari ke hari terus dengan menghadirkan banyak pemain baru sebagai wadah berhimpunnya pelaksana usaha, tentunya para ahli dan konsultan jasa konstruksi juga meningkatkan perannya sebagai pengayom bagi
anggotanya.

"Pemerintah Aceh meminta keluarga besar PATI, ATAPI dan APAKSINDO Aceh dalam kegiatan pertemuan ini dapat mampu memberi hasilyang terbaik dalam rangka menjalankan visi misi organisasi," Katanya.

Ketua Umum DPP ATAPI, ASKOPINDO dan ASAPPINDO, Syarifuddin Tahrir SE ST MM mengatakan, pertemuan Musda Bersama Ke- 3 ini juga membahas memenuhi capaian target tenaga ahli dan terampil, sehingga pengalaman yang sudah ada dapat meraih sertifikasi nantinya dapat lebih profesional lagi kedepan yang dapat mampu bersaing dengan negara luar yang masuk berinvestasi di Aceh.

"Peran Pemerintah Aceh arah  kedepan dapat lebih serius di bidang tenaga ahli profesional konstruksi dengan adanya kegiatan pelatihan - pelatihan tambahan kedepan untuk menjawab isu perkembangan bidang  jasa konstruksi di Aceh agar lebih baik lagi," harapannya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum APAKSINDO, Ir Kasim Ramajdi MM menambahkan, seluruh adanya masukkan tambahan juga sebagai regulasi dalam pertemuan Musda bersama ini sehingga perlu adanya jalinan kerjasama komunikasi yang baik bersama Dinas Cipta Karya Aceh sesuai Peraturan Pemerintahan yang ada.

"Seluruh peserta yang hadir mengikuti pertemuan Musda bersama ini nantinya dapat terus mensosialisasikan di tiap daerahnya masing-masing  dalam mendukung secara positif sesuai mengikuti kebijakan Peraturan Presiden RI, Jokowi," harapannya.(Ulan)
KOMENTAR