Ners Rosdiana ke Lanud Sultan Iskandar Muda, Ini yang Dibahas di HUT Pia Ardhya Garini ke 63

author photoRedaksi
25 Okt 2019 - 21:59 WIB

BANDA ACEH - BNN Provinsi Aceh melalui penyuluh P2M Ners Rosdiana SKM,S.Kep menghadiri undangan narasumber di Lanud dalam rangka HUT Pia Ardhya Garini ke 63 yang berlangsung di ruang crew room Lanud Sultan Iskandar Muda Blang Bintang, Aceh Besar, Jumat (25/10).

Acara ini disambut baik Oleh Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Hendro Arief Herianto., S.Sos. dan Pada Kesempatan tersebut Ketua Pia Ardhya Garini Cabang 20/D.I Lanud Sultan Iskandar Muda Ny.Rini Hendro Arief Dalam Kata Kata Sambutan nya Berharap Peredaran Narkoba di Negara Indonesia Khususnya Aceh Dapat di Berantas Secara Maksimal, Sehingga Generasi Bangsa Kedepannya Menjadi Generasi Sehat, Cerdas, Berakhlak Tanpa Narkoba.

Selanjutnya Ners Rody Memaparkan Tentang Bahaya narkoba sudah sangat mengkhawatirkan, dan makin marak di berbagai negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Masyarakat mengenal obat-obatan terlarang sebagai narkoba yang merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan bahan berbahaya lainnya.

"Banyak pengguna obat-obatan ini yang awalnya tergoda merasakan kesenangan sesaat atau sebagai pelarian dari masalah yang dihadapi. Padahal, efek narkoba dapat merusak kesehatan secara fisik dan kejiwaan".

Ners Rody juga menjelaskan Risiko Gangguan Kesehatan Bagai dua sisi mata uang, obat dapat bermanfaat dan sekaligus berbahaya bagi tubuh. Jika obat yang digunakan sesuai dengan aturan, dosis, dan di bawah pengawasan dokter, maka penggunaannya efektif untuk mencapai kesembuhan. Sebaliknya, obat-obatan yang dapat menimbulkan efek bila disalahgunakan dengan mengonsumsinya tanpa pengawasan dokter dan didasari tujuan yang tidak tepat.

Sebagai gambaran, berikut ini adalah bahaya narkoba terhadap kesehatan tubuh. Mengganggu kondisi otak dan tubuh secara umum Narkoba dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk menjalani hidup sehat dan mengambil keputusan yang benar. Pengaruh obat-obatan tersebut dapat berlangsung dalam jangka panjang.

Lanjut Ners Rody, "Perubahan sel saraf dalam otak Konsumsi narkoba secara berulang dalam jangka panjang akan memicu perubahan pada sel saraf dalam otak, yang kemudian mengganggu komunikasi antar sel saraf Bahkan setelah konsumsi dihentikan, efek tersebut akan memakan waktu yang tidak sebentar, untuk dapat benar-benar hilang."

Selain berpengaruh pada tubuh, bahaya narkoba juga dapat menyebabkan hal-hal yang mengganggu kualitas hidup seseorang. Misalnya, pecandu rentan mengalami masalah di kantor, sekolah atau keluarga, kesulitan keuangan, hingga berurusan dengan pihak kepolisian karena melanggar aturan hukum yang berlaku, tutup Ners Rody []
KOMENTAR