Rutan Idi Terus Berikan Pembinaan Agama

author photoHasan Basri
24 Jan 2019 - 20:17 WIB

NET ATJEH, ACEH TIMUR --- Rumah Tahanan (Rutan) Cabang Idi terus melakukan upaya pembinaan bagi  para Tahan dengan menanamkan kepribadian yang lebih baik melalui Program ke Agaman, Kamis 24  Januari 2018.

Ditengah padatnya jumlah penghuni cabrut idi akhir-akhir hampir mencapai angka tertinggi sepajang sejarah berdirinya, yaitu berjumlah 499 WBP pada tanggal 22 Januari 2019, sementara kapasitas tersedia hanya dapat menampung 63 WBP. 

Upaya pembinaan dalam berbagai bentuk terus dilakukan, Salah satu upaya yang terus diperkuat di cabang rutan Idi adalah peningkatan pembinaan mental kerohanian melalui program pengajian rutin dan wajib shalat berjamaah serta zikir bersama bagi WBP yang telah menjalani setengah masa pidana. 

Kepala Cabang Rutan Idi Efendi, SH melalui Kasie Peltah dan Pengololaan, Rusyidi,  SHI mengatakan,  Untuk memaksimalkan pencapaian tujuan dari program pembinaan mental kerohanian melalui pengajian rutin, dan pendataan tingkat pemahaman keagamaan masing WBP.

"Kita mendata dengan klasifikasi 3 tingkatan kelas pengajian ( tingkat dasar, tingkat menengah dan tingkat lanjutan ) kemudian, disusun jadwal pengajian dan materi ( modul ) pengajian sesuai dengan tingkatan masing-masing peserta didik," Kata Rusyidi

Pada awal dimulainya program ini,  berbagai kendala dihadapi oleh petugas, namun seiring waktu dengan dukungan bapak kepala cabrut idi serta semangat dan dorongan penuh kasubsi peltah& pengelolaan, rekan- rekan petugas cabang Rutan idi terus dilaksanakan, 

"Ahamdulillah telah menunjukan hasil yang lebih baik dari waktu - kewaktu. Indikator keberhasilan mulai terlihat dari Animo WBP cabrut idi untuk mengikuti shalat berjamaah yang semakin banyak, sehingga telah dilakukan perluasan dan rehab mussalla Cabang Rutan Idi agar mampu menampung WBP", terangnya 

Rusyidi menambahkan, Begitu juga dengan dengan program zikir bersama,para WBP semakin antusias mengikuti zikir, yang juga di iringi dengan doa keselamatan dan shalat taubat. 

''Kami berharap program - program pembinaan mental kerohanian ini dapat terus ditingkatkan dan menjadi salah satu hal positif yang terus dilaksanakan secara kontinyu sehingga menjadi tradisi di cabang rutan idi kedepan." Tutup Rusyidi. (Basri)
KOMENTAR