SWIPE UP TO READ

Kemarau Panjang, Warga Lampanah Aceh Besar Mulai Krisis Air Bersih dan Sawah Mengering

Krisis air mulai dirasakan warga Lampanah Leungah. Pemerintah menyiapkan pasokan air bersih dan memperbaiki saluran irigasi yang rusak.
Foto Kepala Dinas PUPR Aceh Besar Ir. Syahrial Amanullah, ST dan Direktur Teknik PDAM Tirta Mountala Aceh Besar Ir. Salman, ST., M. Si dan Keuchik Lampanah Syakirin meninjau langsung sumber air di Daerah Irigasi Bendungan Blang Paseh, Gampong Lampanah, kecamatan Seulimum, Aceh Besar, Senin, (3/8/2026).

JANTHO — Kemarau panjang mulai menekan ketersediaan air di Kemukiman Lampanah, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar. Warga Gampong Lampanah Leungah mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, sementara sekitar 20 hektare sawah terdampak kekeringan.

Kemukiman Lampanah terdiri atas lima gampong, yakni Beurunuet, Ujong Keupula, Lampanah, Ujong Masjid Lampanah, dan Leungah. Wilayah seluas sekitar 93,22 kilometer persegi itu dihuni sekitar 3.000 jiwa yang sebagian besar bekerja sebagai petani.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta PDAM Tirta Mountala meninjau kondisi sumber air dan jaringan irigasi di kawasan tersebut pada Senin, 3 Agustus 2026.

Kepala Dinas PUPR Aceh Besar Syahrial Amanullah mengatakan ketersediaan air dari Daerah Irigasi Bendungan Blang Paseh masih mencukupi untuk mengairi sebagian besar lahan persawahan di kawasan Lampanah.

“Dari 50 hektare sawah, 20 hektare dilanda kekeringan. Itu pun karena terputusnya saluran pembawa sepanjang 100 meter dan sudah tertangani secara darurat,” kata Syahrial.

Menurut dia, kondisi saluran tersebut menjadi salah satu penyebab air tidak menjangkau seluruh lahan persawahan. Pemerintah daerah berencana melakukan penanganan lebih lanjut agar distribusi air irigasi kembali normal.

“Dalam waktu dekat akan kita tangani maksimal supaya suplai air ke persawahan tidak terganggu dan warga terhindar dari gagal panen,” ujarnya.

Persoalan lain muncul pada kebutuhan air rumah tangga. Gampong Lampanah Leungah mulai mengalami keterbatasan air bersih akibat menurunnya ketersediaan sumber air selama musim kemarau.

Direktur Teknik PDAM Tirta Mountala Aceh Besar Salman mengatakan pihaknya telah meninjau sejumlah titik yang berpotensi menjadi sumber air baku untuk memenuhi kebutuhan warga.

Lampanah bukan wilayah pelayanan PDAM Tirta Mountala. Namun, menurut Salman, kondisi darurat membuat kebutuhan dasar warga tetap perlu mendapat perhatian.

“Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus diprioritaskan. Walaupun Lampanah bukan kawasan pelayanan, kebutuhan air bersih masyarakat harus menjadi prioritas,” kata Salman.

PDAM Tirta Mountala bersama Dinas PUPR Aceh Besar akan berkoordinasi dengan Balai Perumahan dan Permukiman (Perkim) Aceh serta pemerintah gampong untuk menyalurkan air bersih ke sejumlah titik yang mudah dijangkau warga.

Salman mengatakan pasokan air tersebut setidaknya diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar warga, seperti mandi dan memasak, selama kondisi kekeringan berlangsung.

“Ketersediaan air baku menjadi faktor yang harus dipertimbangkan. Untuk kondisi darurat saat ini, kami akan membantu menanggulangi krisis air bersih dan menentukan titik-titik yang mudah diakses warga,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar kini menghadapi dua kebutuhan yang berjalan bersamaan di Lampanah: menjaga suplai air ke lahan pertanian dan memastikan kebutuhan minimum air bersih rumah tangga tetap tersedia selama kemarau.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Kemarau Panjang, Warga Lampanah Aceh Besar Mulai Krisis Air Bersih dan Sawah Mengering
  • Kemarau Panjang, Warga Lampanah Aceh Besar Mulai Krisis Air Bersih dan Sawah Mengering
  • Kemarau Panjang, Warga Lampanah Aceh Besar Mulai Krisis Air Bersih dan Sawah Mengering
  • Kemarau Panjang, Warga Lampanah Aceh Besar Mulai Krisis Air Bersih dan Sawah Mengering
  • Kemarau Panjang, Warga Lampanah Aceh Besar Mulai Krisis Air Bersih dan Sawah Mengering
  • Kemarau Panjang, Warga Lampanah Aceh Besar Mulai Krisis Air Bersih dan Sawah Mengering