Puluhan Mahasiswa dan Warga Gelar Aksi di DPRK Bener Meriah, Soroti Dugaan Ketidakjelasan Bantuan Daging Meugang
0 menit baca
BENER MERIAH- Puluhan mahasiswa bersama masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRK Bener Meriah, Kamis (5/3/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap dugaan ketidakjelasan pembagian bantuan daging meugang yang dinilai tidak transparan dan berpotensi menimbulkan praktik penyalahgunaan anggaran.
Dalam aksi itu, massa membawa berbagai spanduk dan menyampaikan orasi secara bergantian. Mereka mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bener Meriah agar segera turun tangan melakukan pengawasan terhadap kebijakan pemerintah daerah terkait pengelolaan dan pendistribusian bantuan daging meugang kepada masyarakat.
Koordinator aksi dalam orasinya menegaskan bahwa program bantuan tersebut menggunakan anggaran publik sehingga proses penyalurannya harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
"Apa yang kami lakukan hari ini adalah bentuk kepedulian terhadap penggunaan anggaran daerah. Bantuan daging meugang harus jelas siapa penerimanya, berapa anggarannya, dan bagaimana mekanisme pembagiannya," ujar salah satu orator dalam aksi tersebut.
Massa juga menuntut pemerintah daerah membuka secara terbuka data penerima bantuan serta rincian penggunaan anggaran agar tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat.
Selain itu, para demonstran meminta DPRK Bener Meriah membentuk tim pengawasan atau memanggil pihak terkait untuk memberikan penjelasan resmi mengenai program bantuan tersebut.
Menurut mereka, jika dugaan ketidakjelasan ini tidak segera dijelaskan kepada publik, dikhawatirkan dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
Hingga berita ini diturunkan, massa aksi masih bertahan di depan Gedung DPRK Bener Meriah sambil terus menyampaikan orasi. Para demonstran juga menunggu tanggapan dari pihak DPRK terkait tuntutan yang mereka sampaikan.(Red)