Ketua DPRK Dukung Penuh Polresta Berantas Judi Online di Banda Aceh

author photoRedaksi
30 Agu 2022 - 10:50 WIB

BANDA ACEH – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar, menyambut baik langkah Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto SIK, dan jajarannya dalam memberantas praktik judi online di Kota Banda Aceh.

Menurut Farid langkah ini sangat tepat dilakukan kepolisian mengingat maraknya praktik judi online di warung-warung kopi yang melibatkan para pemuda dan remaja. Banyak tokoh agama dan tokoh masyarakat yang mengeluhkan judi online tersebut kepada anggota DPRK.

"Selaku pimpinan DPRK kami menyambut baik langkah ini dan mengapresiasi upaya pihak kepolisian dalam memberantas judi togel online di Banda Aceh sebab saya banyak menerima keluhan dari masyarakat terkait judi online," kata Farid Nyak Umar, Jumat (26/08/2022).

Farid menjelaskan bahwa dirinya memberikan perhatian serius terhadap upaya pemberantasan judi online. DPRK sudah merespons persoalan ini sejak 2020 lalu, di antaranya melakukan pertemuan dengan MPU dan memanggil para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) lintas sektoral dan meminta Pemko Banda Aceh untuk menggandeng para pihak dan stakeholder dalam memberantas judi online.

Menurut Ketua DPD PKS Banda Aceh itu, persoalan judi online ini sangat serius sehingga ia meminta semua pihak untuk bergerak bersama dan terintegrasi dalam memberantas praktik judi online ini. Karena judi online tersebut tidak hanya meresahkan, tetapi juga sangat berbahaya bahkan menyebabkan kecanduan.

Karena itu pihaknya sangat mendukung upaya yang dilakukan pihak Polresta Kota Banda Aceh dalam membongkar praktik judi online ini. Diharapkan perbuatan yang dilarang agama tersebut bisa diberantas hingga ke akarnya.

"Ini persoalan bersama, masyarakat juga harus proaktif menegur kalau melihat ada warga lain yang bermain game dan judi online tersebut, khususnya pemilik warkop atau kafe harus mengimbau pengunjung agar tidak melakukan tindakan yang dilarang agama Islam seperti perjudian," ujar Farid Nyak Umar. [Adv]
KOMENTAR