Jelang Pekan Budaya dan Tradisi Barat-Selatan, Kabupaten Aceh Barat Terus Persiapkan Diri

author photoRedaksi
15 Mar 2022 - 05:45 WIB

Meulaboh – Jika tak ada aral melintang, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh akan melaksanakan Pekan Budaya dan Tradisi Barat-Selatan.

Acara bertajuk "Budaya Membangun Negeri" ini akan digelar selama tiga hari, 19 hingga 21 Maret 2022 mendatang di Lapangan Sada Kata,Kota Subulussalam, Provinsi Aceh.
Jelang menghitung hari, bagaimana kesiapan dari para peserta sendiri dari 8 Kabupaten dan Kota di wilayah Barat Selatan, diantaranya : Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Simelue, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil serta tuan rumah Kota Subulussalam.

Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Barat, Cut Nila Vaulina, A.Md mengaku Kabupaten Aceh Barat terus melakukan berbagai persiapan, khususnya terkait peserta yang akan akan mengikuti acara tersebut.

"Sampai saat ini kita sudah koordinasi dengan pimpinan termasuk Pak Bupati (Ramli,MS) dan Alhamdulillah kita sudah mendapatkan izin, artinya kita sudah pasti akan ikut," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga terus mempersiapkan dan melakukan koordinasi dengan Tim Sidalupa sebagai andalan Aceh Barat untuk tampil di Pekan Budaya dan Tradisi Barat-Selatan di Kota Subulussalam.

"Termasuk dengan pihak Dekranasda juga ikut. Karena selain pergelaran seni dan budaya, Aceh Barat juga akan menampilkan produk kerajinan tangan yang akan dipajang pada stand," ungkap Cut Nila Vaulina.

Sambungnya, dalam beberapa hari kedepan pihaknya juga akan mengikuti rapat susulan terkait pemantapan acara tersebut dengan Disbudpar Aceh bersama dengan seluruh peserta lainnya.

"Kita akan mengikuti rapat terakhir sebelum menuju gelaran acara tersebut, disana juga akan kita sampaikan pada panitia tentang seni dan tradisi yang akan kita pertujukan nantinya," ujar Cut Nila Vaulina.

Menurut Cut Nila Vaulina, Aceh Barat sendiri menyambut baik pelaksanaan Pekan Budaya dan Tradisi Barat-Selatan kata Pekan Budaya dan Tradisi Barat-Selatan di Kota Subulussalam.

Selain sebagai wadah untuk mempertunjukan tradisi dan budaya masing masing daerah di Barat Selatan, juga diharapkan dapat menjadi icon bangkitnya pariwisata Barat Selatan pasca pandemic covid 19.

"Ini bagus karena bisa menampilkan tradisi dan budaya di 8 Kabupaten dan Kota di Barat – Selatan. Semoga dengan adanya pekan kebudayaan dan tradisi ini dapat membangkitkan semangat berseni dan berbudaya, termasuk melestarikannya untuk anak dan cucu kita," harap Cut Nila Vaulina.

Dia juga mengharapkan acara tersebut bisa menjadi agenda tahunan dengan tuan rumah penyelenggaraan secara bergiliran dari 8 Kabupaten dan Kota.

"Kalau menjadi agenda tahunan itu bagus, itu harapan kami tapi  tergantung nanti pemerintah bagaimana memjebataninya," harapnya.

Aceh Barat sendiri kata Cut Nila Vaulina sangat optimis dapat memberikan penampilan terbaik dan bisa memberikan hiburan bagi masyarakat pada acara tersebut. Dia yakin, acara ini bakal menarik banyak wisatawan lokal dan nasional.
"Karena kan sudah lama tidak ada acara, saya yakin acara ini bakal menarik wisatawan dan bakal sukses," ujarnya.
KOMENTAR