Wadanpussenif Kodiklatad Mayjen TNI A.Daniel Chardin Kunjungi Satgas Yonif RK 732/Banau

author photoRedaksi
28 Jan 2022 - 13:18 WIB

Jakarta - Wakil Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Wadanpussenif) Kodiklatad Mayjen TNI A. Daniel Chardin, S.E,. M.Si melakukan kunjungan ke jajaran Satgas Yonif Raider Khusus 732/Banau, Maluku Utara, pada Jumat (28/01/2022).

Kunjungan sekaligus pengarahan Wadanpussenif kepada seluruh anggota Kotis Satgas Yonif Raider Khusus 732/Banau serta jajaran Pos Satgas SSK II, berlangsung di Kotis Satgas, Desa Gosoma, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halut.

Dalam pengarahannya, Wadanpussenif Kodiklatad Mayjen TNI A. Daniel Chardin, S.E,. M.Si menekankan, kepada seluruh anggota Satgas Yonif RK 732/Banau agar tetap berorientasi kepada tugas pokok satgas demi menjaga tegaknya kedaulatan NKRI di wilayah perbatasan.

Wadanpussenif berpesan, hindari hal-hal negatif dan perbuatan melanggar aturan serta norma keprajuritan. Laksanakan tugas dengan profesional dan profesionalisme serta menjunjung tinggi humanisme.

"Jaga kesehatan moril, semangat, jiwa korsa serta kemampuan dasar keprajuritan, dan jaga soliditas satuan dengan instansi lain dan masyarakat, selalu minta petunjuk Tuhan dalam setiap kegiatan," pesan Mayjen TNI A. Daniel Chardin Wadanpuseenif.

Sementara itu, Dansatgas Yonif RK 732/Banau Letkol Inf Hariyanto Hendrik,S.E menjelaskan, pihaknya sangat bangga telah dikunjungi langsung oleh Wadanpussenif Kodiklatad.

"Suatu Kehormatan bagi kami Satgas Yonif RK 732/Banau mendapatkan perhatian khusus saat bertugas di Wilayah Maluku Utara, kedepannya Satgas Yonif RK 732/Banau dapat memberikan yang terbaik bagi nusa dan bangsa, " pungkasnya.

Dari keterangan tertulis Penerangan Satgas Yonif RK 732/Banau, Jumat (21/1) kemarin. Kunjungan Wadanpussenif kodiklatad Mayjen TNI A. Daniel Chardin beserta rombongan untuk mengetahui secara real pengendalian dan pengawasan (Dalwas), baik kendala ataupun hambatan lainnya yang mungkin dialami satgas Yonif RK 732/Banau saat ini sedang menjalankan tugas di daerah operasi, Wilayah Maluku Utara.
KOMENTAR