SDN 2 Juli dan Satu Rumah Warga Habis Dilalap Si Jago Merah

author photoM. Sulaiman
7 Okt 2021 - 02:23 WIB

BIREUEN- Satu Unit Rumah Warga Desa Krueng Simpo, Tiga Ruang Kelas belajar SD Negeri 2 Juli habis dilalap si Jago Merah, Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekira 10.35 WIB siang pada Rabu 6 Oktober 2021.


Adapun Dugaan sementara, kejadian kebakaran tersebut, yang menghangus kan 3 (tiga) ruang kelas belajar itu, berawal api yang membakar satu unit rumah warga setempat, kemudian dengan cepat Api merembet ke gedung sekolah SD yang berdekatan atau bersebelahan rumah tersebut.


Akibat kejadian tersebut, sontak saja membuat Masyarakat sekitar panik. Dimana sejumlah siswa dan guru sedang mengikuti proses belajar mengajar atau jam PBM sedang berlangsung.


Namun saat kejadian warga melihat api sudah mulai membesar dirumah milik Eka Zurda Ningsih, karena rumah berdekatan dengan sekolah, api mulai merambah ke bangunan sekolah, warga langsung membantu menyelamatkan barang-barang di sekolah dan menghubungi pihak pemadam kebakaran (Damkar).


Sesaat kemudian sebanyak 4 unit Damkar tiba di lokasi kejadian, dengan cepat memadamkan sumber api untuk tidak merembes ke ruang kelas yang lain.


Dikabarkan, Eka Zurda Ningsih (49) yang rumah terbakar, tinggal bersama 3 anaknya (satu KK) Almizan (21), Rahmat Aidil Hagi (17) dan Salman Nuzula (14). 


Rumah naas itu juga ditempati dua anak Eka ZN yang sudah menikah, yaitu Syukrika (26) jumlah tanggungan 2, isterinya Eli Diana (24) dan anaknya Putri Aisyah (3), serta Herman (33) dengan jumlah tanggungan 2 jiwa, isterinya Isaura Maulida (30) anaknya Muhammad Razka.


Dikatakan Kepala Badan Penanggulan gan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bireuen, Afwadi BA, pihaknya bergerak cepat ke lokasi saat mendapatkan informasi terjadinya kebakaran tersebut. Kurang dari satu jam api berhasil dipadamkan oleh tim Damkar.


"Satu unit rumah warga dan tiga ruang kelas belajar SD Negeri 2 Juli hangus terbakar. Tim Damkar berhasil memadamkan api sekira pukul 11.35 WIB siang. Untuk Sementara ini tidak ada korban jiwa dan kerugian materil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah," Ungkap Afwadi.(MS)
KOMENTAR