Pemkab Bireuen Gandeng Kodim. Harapan Bupati, TNI-AD Lahirkan Pemuda Bireuen Garda NKRI

author photoRedaksi
17 Jun 2021 - 21:04 WIB

BIREUEN - Bupati Bireuen Dr H Muzakkar A Gani SH MSi berharap kepada TNI AD dapat melahirkan prajurit sebagai garda terdepan NKRI dari pemuda yakni putra-putri Kabupaten Bireuen.

Hal itu disampaikan Bupati pada saat membuka pelatihan dan bimbingan kompetensi bagi putra-putri Bireuen yang akan mengikuti seleksi secaba TNI AD yang berlangsung di tribun Makodim 0111/Bireuen, Desa Blang Blahdeh, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Kamis (17/06/2021).

"Untuk menjadi seorang yang sukses itu butuh perjuangan yang berat, butuh doa dan butuh dukungan dari orang tua, sahabat, teman dan orang lain".

Bupati menyebutkan, bahwa Ia sangat mendukung dengan diadakan kegiatan seperti ini sehingga  seluruh peserta memiliki pemahaman saat mengikuti seleksi nantinya.

"Hal ini sangat penting dilakukan, agar para calon peserta seleksi mengetahui gambaran dan kesiapan pada saat mengikuti pelaksanaan tes nantinya dan yang terpenting agar lebih bersemangat, pantang menyerah untuk menggapai cita-cita, harapan Bupati.

Sementara itu, Dandim 0111/Bireuen Letkol Inf Zainal Abidin Rambe,S.Sos dalam arahannya menyampaikan, untuk menjadi seorang prajurit tidaklah mudah, harus ada persiapan yang matang.Melalui pelatihan dan bimbingan ini diharapkan kesiapan putra putri Bireuen lebih maksimal dalam mengikuti seleksi Caba PK TNI AD TA.2021.

Sejak dini diperlukan usaha dan kerja keras,baik kelengkapan administrasi, kesehatan jasmani dan rohani, mental ideologi, kesamaptaan jasmani dan psikologi, katanya. Sebab, yang menentukan kelulusan maupun tidak bukanlah orang lain, melainkan adalah diri peserta sendiri, terangnya.

Untuk itu persiapkan segala kemampuan dalam menghadapi segala  materi tes yang telah ditentukan. Selain usaha jangan lupa berdoa, terlebih utama adalah doa orang tuamu, karena suksesnya seseorang itu tidak luput berkat doa orang tuanya," tegas Dandim.

Diakhir arahannya, Dandim berpesan kepada peserta agar tidak tertipu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab karena selama proses penerimaan calon prajurit TNI itu tidak dipungut biaya alias Gratis, apabila ada mengatasnamakan panitia ataupun seseorang yang mengaku mampu meluluskan dengan harus membayar sejumlah uang sudah pasti itu penipuan, segera laporkan," tegas Dandim.
KOMENTAR