Petugas Temukan Pengunjung Caffe Lhokseumawe Reaktif Covid-19 Setelah Test Rapid Antingen

author photoRedaksi
21 Mei 2021 - 19:15 WIB

LHOKSEUMAWE – Petugas gabungan kembali mengelar patroli di sejumlah pusat keramaian, Caffe dan warung kopi, di Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Kamis ( 21/05/2021) pukul 23.26 malam.

Pada kegiatan operasi itu masih banyak warga berbagai usia yang asyik nongkrong di caffe maupun warung kopi hingga larut malam.

Petugas dari Babinsa, Babinkabtimas, WH, Satpol PP dan Tim Kesehatan Kota Lhokseumawe yang tergabung operasi Ketupat Seulawah 2021 kembali menggelar patroli sekaligus melakukan Test Rapid Antingen untuk mendeteksi virus Corona Disease 2019 kepada pengunjung yang sedang asik menongkrong di Caffe Mantan Kupi dan Pak Yoss Kupi.

Hasilnya, 53 pemuda diyatakan nonreaktif berdasarkan rapid test Civid-19 . Sedangkan Tiga pemuda reaktif. Mereka yang reaktif 1 merupakan warga Kec. Baktiya Barat, Kab. Aceh Utara dan 2 orang lagi merupakan warga Kec. Banda Sakti Kota Lhokseumawe. 

Selain itu, petugas terus mengingatkan, menghimbau kepada warga pengunjung kafe agar mengindahkan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam rangka pengendalian penyebaran corona virus disease 2019 (Covid - 19) di Wilayah Kota Lhokseumawe.

Danramil 21/Pyb, Kapten Inf Syamsul yang ikut dalam patroli itu, langsung memerintahkan personelnya untuk segera mendata ketiga pemuda itu dan meminta untuk melakukan karantina mandiri.

Selama karantina, pemuda yang terdektesi reaktif itu akan diawasi petugas kelurahan dan medis dari kelurahan setempat. Logistik bagi mereka akan diambil dari 8% anggaran dana desa, serta pemenuhan kebutuhan mereka dikomunikasikan melalui grup WA yang dibentuk sesuai protap. Kadus berkewajiban melaporkan setiap perkembangan kepada tim Satgas desa, Babinsa dan Babinkabtimas selama dalam karantina mandiri.

"Ya saat ini baru reaktif, jadi kita minta untuk karantina mandiri, namun apabila yang bersangkutan tidak disiplin maupun tidak melakukannya karantina dengan benar, maka mereka akan kami masukkan keruang isolasi yang telah disediakan oleh pemerintah Kota Lhokseumawe maupun Pemkab Aceh Utara," kata  Kapten Inf Syamsul. 

Danramil 21/Pyb, Kapten Inf Syamsul juga menegur pemilik kafe yang tidak melaksanakan protokol kesehatan secara ketat, yang membiarkan tempat usahanya ramai dengan pengunjung tanpa pembatasan yang telah dihimbau jauh hari, begitupun kepada karyawan kafe pun diwajibkan untuk memakai masker.

Petugas pun bingung dan heran dengan kebiasaan masyarakat cenderung tidak peduli dengan keadaan yang ada, terlihat dari banyaknya masyarakat tidak menggunakan masker saat dikeramaian, padahal kita terus sosialisasi berbagai himbauan bahwa kita masih masa transisi menuju masa new normal, namun ternyata masih banyak masyarakat yang tidak sadar dengan bahaya covid-19, pungkas Danramil.
KOMENTAR