Dini hari, Dengan Penerangan Seadanya TNI Bersama Warga Bangun Tanggul Darurat

author photoRedaksi
24 Jan 2021 - 15:14 WIB

ACEH TAMIANG - Kamis tanggal 21 Januari, Tiga hari lalu personel TNI Koramil 04/Bendahara bersama warga bangun tanggul darurat di pagi buta dengan penerangan seadanya.

Menjadi sejarah di Aceh. Sejak Akhir tahun 2020 hingga awal tahun 2021, sejumlah daerah Wilayah Provinsi Aceh terus dilanda ujian bencana alam, diantaranya banjir.

Prajurit TNI-AD dari Koramil 04/Bendahara Kodim 0117/Aceh Tamiang yang terlahir dari rakyat, merasa terpangil dan ikut bertanggungjawab atas terjadinya peristiwa bencana alam banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tamiang.

Intensitas hujan yang tinggi di wilayah hulu Kabupaten Aceh Tamiang, mengakibatkan sungai meluap, kondisi itu berdampak jebolnya tanggul dan air sungai dengan cepat merambah pemukiman penduduk di Desa Rantau Pakam, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (23/01/2021) lalu.

Sejak terjadinya banjir malam itu, personel TNI Koramil 04/Bendahara melakukan perjuangan hebat, walaupun beresiko terhadap keselamatannya sendiri, akibat derasnya air di tepian sungai menjelang pagi itu.

Dengan mengandalkan cahaya lampu handphone, personel TNI Koramil 04/Bendahara dibantu masyarakat setempat dengan sigap membangun tanggul darurat menggunakan karung berisikan tanah untuk mengantisipasi air banjir terus meluas ke pemukiman warga.

"Kondisi tanggul yang jauh dari pemukiman warga, sehingga menyulitkan saat perbaikan, karena gelap dan hanya mengandalkan penerangan seadannya serta kondisi saat itu hujan deras", kata Danramil 04/ Bendahara Kapten Inf Said Muhammad.

Danramil berharap, dengan dibangunnya kembali tanggul darurat dapat menghentikan dan menghambat luapan air sungai. Ia merasa terbantu dan terima kasih kepada personelnya dan warga Desa Rantau Pakam yang telah membantu sekaligus menyumbangkan karung-karung.
KOMENTAR