Warga Desa Kemukiman Suka Damai Makmur Hibah Tanah 1,5 Hektar Untuk Pembangunan SMK

author photoM. Sulaiman
8 Okt 2020 - 23:55 WIB

BIREUEN- Mayarakat di 8 Desa dalam Kemukiman Suka Damai Kecamatan Makmur Kabupaten Bireuen, telah menghibahkan seluas 1,5 (15000) hektar tanah untuk dapat terwujud pembangunan gedung pendidikan SMAN/SMKN, yang terletak di Desa Matang Kumbang.

Impian Masyarakat Kemukiman Suka Damai Kecamatan Makmur untuk dapat terwujud Pembangunan Gedung Pendidikan SMKN/SMKN, langsung di sahuti oleh Ketua DPRK Bireuen. Rusyidi Mukhtar. S. Sos, sering disapa Ceulangiek, terjung kelokasi tanah yang telah di hibahkan masyarakat kemukiman Suka Damai.

Sahuti Ketua DPRK Bireuen. Rusyidi Mukhtar. S. Sos atas impian Masyarakat Kemukiman Suka Damai Kecamatan Makmur, untuk dapat terwujud pembangunan tempat pendidikan SMAN/SMKN Makmur, Ceulangiek bersama rombongannya mengunjungi kelokasi lahan pembangunan tersebut pada kamis 8 Oktober 2020.

Dukungan semua tokoh merupakan penentuan usulan pengajuan, nilai Servei Wilayah sangat mendukung Pembangunan SMK yang letaknya dapat menghubungkan kecamatan Makmur dan Peusangan Siblah krueng.

Sementara itu Ketua DPRK Bireuen Rusyidi Mukhtar S.Sos dalam sambutannya  Menyebutkan, Untuk tercapainya Pelaksanaan pembangunan SMKN Makmur, diharapkan KACABDIN SMAN/SMKN Wilayah Bireuen dapat mempercepat Proses Admistrasi yang merupakan tahapan terhadap penilaian terhadap kelayakan rencana usulan pembangunan Gedung serta Fasilitas lainnya untuk SMKN Makmur,

Namun jika proses administrasi dapat dilakukan sesegera mungkin, pelaksanaan pembagunan gedung belajar beserta fasilitas kebutuhan mengajar akan dengan mudah dapat diwujudkan. Sehingga Sekolah kejuruan akan hadir untuk menunjang pendidikan khusus kejuruan yang pertama kali di kecamatan makmur kabupaten Bireuen. Insya Allah pembangunannya akan dapat dilaksanakan pada tahun Anggaran 2022 nantinya, sebut Rusyidi (Ceulangiek)

Disampaing itu dikatakan Samsul Admi (Mentri KPA) yang merupakan salah satu dari penggagas lahan dan pembangunan SMKN kepada Media TheAtjehNet. menyebutkan, tanah lahan yang dihibbah kepada Dinas Pendidikan untuk dapat digunakan pembangunan SMKN, merupakan hasil kesepakatan dan dukungan bersama dari 27 Desa dari 4 Kemukiman, sedangkan Hibah tanah dilakukan oleh 8 Desa dari Kemukiman Suka Damai dalam kecamatan makmur,

"Lahan seluas 1,5 Hektar (15000) meter yang berlokasi di Desa Matang Kumbang tersebut merupakan sumbangan dalam bentuk Hibbah masyarakat dari 1 Kemukiman dan 8 Desa. Diharapkan dengan hadirnya Sekolah Kejuruan tersebut, akan dapat melahirkan generasi pendidikan yang memiliki Skill dan Terampil hingga dapat berkreasi dalam setiap bidang kejuruan yang ditekuni nantinya, harap Mentri KPA.

Sekolah kejuruan akan dapat membantu melahirkan generasi yang berkualitas terhadap mutu pendidikan, sehingga secara tidak langsung akan dapat meningkatkan SDM (Sumber Daya Manusia) seiring kian meningkatnya pengangguran dari kalangan keterbatasan keahlian dalam pendidikan sebelumnya, Ungkap pria yang sering disapa Mentri KPA.

Disisi lain, KACABDIN PK SMA/SMK Wilayah Bireuen", T. Murtadha, S.Sos didampingi, Iswandi S.Pd M.Pd (Staf  Pelaksana) Drs. Jamaluddin M.Si (Kasubbag Tata Usaha) menyebutkan, untuk tercapinya pelaksanaan pembangunan SMK Makmur tersebut, sangat tergantung pada dukungan masyarakat setempat. Suport dan dukungan yang akan menguatkan setiap bentuk usulan (Proposal) yang akan diajukan ke Dinas di Provinsi Aceh nantinya,

Berdasarkan data yang disampaikan ke Cabdin Wilayah, besar Kemungkinan SMK Makmur akan terealisasi, data sekolah pendukung dari 5 SLTP sederajat dengan lulusan lebih kurang 450 siswa setiap tahun berjalan serta didukung juga dengan lokasi yang menghubung kan antara kecamatan Makmur dengan kecamatan Peusangan Siblah Krueng, tutur Murtadha

"Ini yang sangat memungkinkan Pembangunan SMK Makmur bakal mendapat perhatian serta penilaian Plus terhadap proposal yang diajukan. Terkait kelayakan pembangunan Gedung dan Fasilitas pendukung lainnya, hanya hasil Servei dari Dinas Pendidikan Provinsi Aceh yang mempunyai kewenangan untuk menentukan nilai terhadap kelayakan proses pembangunan selanjutnya, hal senada juga disampaikan Camat Makmur", Azmi S.Ag, Kacabdin PK Wilayah Bireuen terangnya.

Pertemuan dan pembahasan yang digelar di Desa Desa Matang Kumbang turut dihadiri Kapolres Bireuen Taufik Hidayat SH M.Si SIK, Kacabdin Wilayah Bireuen, Muspika Plus, Keuchik 27 Desa, 4 Imum Mukim serta tokoh masyarakat dalam Kecamatan Makmur Kabupaten Bireuen.(MS)
KOMENTAR