Hari Puncak Gebrak Masker, Ribuan Khatib Soialisasi Pencegahan Covid-19

author photoRedaksi
4 Sep 2020 - 21:19 WIB

BANDA ACEH - Sebanyak 3.883 Masjid di seluruh Aceh hari ini, Jumat 4 September 2020, mengampanyekan pencegahan penularan virus korona (Covid-19) melalui khutbah Jumat sebagai puncak gerakan Gebrak Masker Aceh (GEMA).

Penyampaian materi terkait penerapan protokol kesehatan, khususnya pemakaian masker, dilakukan para khatib selama pelaksanaan ibadah Jumat untuk menyadarkan masyarakat agar mengenakan masker saat beraktifitas di luar rumah.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto mengatakan, hasil yang ingin dicapai dari kampanye pemakaian masker melalui mimbar Jumat adalah tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menggunakan masker sebagai cara memutus penyebaran Covid-19 di Aceh.

"Kita berharap kegiatan ini dapat menyadarkan seluruh lapisan masyarakat akan wajibnya memakai masker dan menjaga protokol kesehatan lainnya sebagai cara menghentikan penularan Covid-19 yang jumlah kasusnya semakin mengkhawatirkan," ujar Iswanto.

Iswanto optimis sosialisasi pemakaian masker yang disampaikan melalui mimbar jumat akan diterima di tengah masyarakat.

Iswanto juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh stake holder di kabupaten kota se Aceh, para alim ulama, TNI-Polri, aperatur sipil negara, organisasi kemasyarakatan pemuda, lembaga swadaya masyarakat, tenaga kesehatan, tenaga pendidik dan seluruh pihak yang terlibat.

"Alhamdulillah gebrak masker hari ini mendapat dukungan yang luar biasa dari masyarakat. Insya Allah masker menjadi kewajiban sehari-hati mulai hari ini, dan mari terus saling mengingatkan," ujar Iswanto.

Iswanto menjelaskan, gerakan Gebrak Masker Aceh telah dimulai sejak Selasa 1 September 2020 lalu yang ditandai dengan pelepasan tim dari provinsi ke seluruh kabupaten kota untuk menyukseskan kegiatan tersebut. Pelepasan tim ke daerah dilakukan unsur Forkopimda Aceh yang dipimpin Plt. Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

Gebrak Masker Aceh diisi dengan sejumlah kegiatan, seperti pemasangan spanduk berisi ajakan memakai masker di masjid-masjid, meunasah hingga kantor camat.

Selain itu, juga dilakukan kampanye secara langsung yang disertai dengan pembagian masker secara acak dari rumah ke rumah warga.

Iswanto juga menjelaskan, untuk memantau suksesnya gerakan gebrak masker itu, Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah langsung turun ke sejumlah kabupaten/kota yang dimulai sejak Rabu 2 September 2020 lalu.

Dalam kunjungan ke daerah-daerah, Sekda Taqwallah mengingatkan kepada masyarakat melalui para camat, keuchik, pemangku agama hingga seluruh stakeholder untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktifitas sehari-hari, seperti memakai masker saat beraktivitas di luar rumah, rutin mencuci tangan dan menjaga jarak. []
KOMENTAR