Di Tengah Wabah Corona:Lewat Bandara Kuala Namu Anggota DPRK Aceh Besar Kunker Ke Jakarta

author photoM. Sulaiman
5 Sep 2020 - 14:48 WIB

ACEH BESAR- Penyebaran Covid-19 di Aceh Besar terus  terjadi peningkatan, data terakhir per-04 September 2020 yang terpapar Covid-19 mencapai 482 jiwa, sudah barang pasti membutuhkan penaganan mencegah penyebaran dengan bersama-sama pemerintah dan masyarakat.

Peran serta hadirnya pemerintah Kabupaten Aceh Besar sudah sepatutnya masyarakat patuh dan menjalankan sesuai protokol kesehatan yang sudah disosialisasikan.

Tidak hanya Eksekutif yang menjadi garda terdepan namun sudah seharusnya legislatif (DPRK) ikut membantu pemerintah dengan melakukan pengawasan dan memberikan kontribusi saran, pemikiran serta kritik agar penanganan penyebaran Covid-19 bisa diatasi.

Namun ada kabar miris di Legislatif dan eksekutif lagi sibuk-sibuknya mengatisipasi penyebaran Covid-19 di wilayah Aceh Besar. "Sekitar 35 anggota DPRK Aceh Besar Tanggal 26-29 Agustus 2020, melakukan kunjungan kerja ke Medan, kemudian melanjutkan perjalanan ke Jakarta dengan agenda proses PAW KIP Aceh Besar," kata Usman Lamreung kepada sejumlah Media, 5 September 2020.

Pertanyaan adalah seberapa pentingkah kunjungan kerja ke Medan dan Jakarta?. Apa mamfaat untuk rakyat dan pembangunan Aceh Besar?. Biarpun dilakukan dengan SPPD dengan agenda resmi.

Menurut Usman Lamreung ini tidak etis sekitar 35 anggota DPRK Aceh Besar melakukan kunjungan kerja sampai ke Jakarta, mereka sudah melukai masyarakat dan menunjukan ketidak pedulian anggota DPRK pada kondisi sulit akibat Covid-19. "Legislatif seharusnya tunjukan kepada masyarakat Aceh Besar membantu dan bersama-sama pemerintah Aceh Besar penaganan Covid-19," ucap Usman Lamreung.

"Kalaupun dianggap penting, kan bisa di wakili sesuai farksi masing-masing, apalagi masalah proses PAW KIP Aceh Besar cukup pimpinan ke Jakarta, tak perlu semua dibawa ke Jakarta, macam mau Demo KPU Pusat saja,"terang Usman Lamreung.

DPRK Aceh Besar sebagai lembaga perwakilan rakyat seharusnya menjadi garda terdepan membela kepentingan rakyat, apalagi saat pandemi ini, harus memberikan kontribusi yang besar untuk kepentingan rakyat, dengan menyuara kan kepentingan rakyat, memberikan saran, masukan, kritik dan pengawasan, agar apa yang dilakukan pemerintah tepat sasaran dan benar-benar untuk kepentingan rakyat.         

"DPRK Aceh Besar seharusnya memberikan penjelasan seberapa pentingkah kunjungan kerja ke Medan dan Jakarta, jangan sampai masyarakat menjastifikasi hanya untuk bertamasya dan jalan-jalan saja,"kata Usman Lamreung.(Rilis)
KOMENTAR