Diduga Korupsi DD Warga Gampong Geulumpang Meujim Jim Segel Kantor Keuchik

author photoM. Sulaiman
9 Jul 2020 - 02:41 WIB

BIREUEN- Masyarakat Gampong Geulumpang Meujim-Jim Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen, segel kantor Keuchik, akibat pengololaan Anggaran Dana Desa tidak transparansi, aksi demo yang di lakukan Warga Desa setempat pada rabu 8 Juli 2020.

Akibat tidak Transparan penggunaan Dana Desa (DD), Anggaran Dana Gampong(ADG) tahun Anggaran 2019, oleh Pemerintah Desa Geulumpang Meujim Jim, Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen, berbagai pengololaan pembangunan Inspratruktur gampong sarat di duga ter' indikasi korupsi, yang menjadi kerugian negara, membuat Massyarakat berang terhadap Keuchik Desa Geulumpang Meujim Jim, sehinga Warga melakukan aksi demo dan menyegel kantor Keuchik.

Warga Menuntut Pemerintah Gampong Geulumpang Meujim Jim atas Ketidak keterbukaan Informasi Publik, berbagai kegiatan pembangunan Inspratruktur Gampong yang bersumber Anggaran Dana Desa Tahun 2019, tidak tepat sasaran dan tidak Transparansi.

Pada Aksi demo Masyarakat Gampong Geulumpang Meujim Jim Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen, kepada Media TheAtjehNet Deddi Suryadi Yusuf" yang mewakili Masyarakat lainnya dikatakan, tidak transparansinya penggunaan anggaran dana desa selama dibawah pimpinan Keuchik (Kades) H. Raisul Muchlis, terhadap berbagai kegiatan program desa. Terlihat pada setiap pelaksanaan program hanya dikerjakan oleh orang kepercayaan Keuchik saja,

Diantaranya, pembangunan rehap rumah sebanyak 3 unit yang mengunakan anggaran sebesar Rp 45.000.000,- hanya dari kalangan keluarga dan aparatur desa sebagai penerima mamfaat dalam bentuk Dana Hibbah. Sementara itu Pembangunan Rumah Sewa BUMG yang di kelola sendiri oleh Keuchik melalui TPK tanpa melakukan pelelangan, sebut Deddi Suryad Yusuf.

"Lanjut Eddi Suryadi Yang anehnya, kepada tukang yang mengerjakan bangunan rumah tersebut, setiap tukang dipungut Rp.500.000, lima Ratus Ribu Rupiah oleh Kasi pembangunan sebagai HAK REMAN (jatah preman),"terang Eddi Suryadi, disaksikan warga yang ikut aksi demo di depan kantor Keuchik Gampong setempat.

Tambah Eddi Suryadi, Masyarakat sangat menduga penggunaan dana desa tahun anggaran 2019, sangat sarat penyimpangan, ter'indikasi korupsi yang merugikan negara, diharapkan kepada penegak hukum untuk segera turun tangan untuk di audit berbagai pembangunan yang bersumber dana desa dan ADG tahun 2019 di gampong geulumpang Meujim jim Kecamatan juli," minta Eddi Suryadi dengan nada berang.

Pada kesempatan tersebut Kapolsek Kecamatan Juli" Ipda Syafaruddin SH dilokasi aksi Demo mengatakan, atas dasar kesepakatan dengan masyarakat yang berdemo, menyegel Kantor Keuchik, dimintak segel kayu dan tali pita di kantor Keuchik Geulumpang Meujim jim di buka kembali. Untuk keberlanjutan administrasi desa, yang namanya bangunan pemerintah tetap harus difungsikan,

Terkait tuntutan Masyarakat dalam aksi demo tersebut, kita akan segera memanggil pemerintah desa dan masyarakat untuk melakukan pembahasan yang akan di pasilitasi di kantor Kapolsek juli, pada malam ini juga, jika tidak ada kesepakatan dalam mediasi tersebut dari para pihak, mereka dapat melanjutkan kedinas terkait sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku, sebut Kapolsek Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen kepada wartawan.

Dikatakan Keuchik Desa Geulumpang Meujim Jim" H. Raisul Muchlis, terkait rumah rehap telah disepakati perangkat desa demikian juga menyangkut hibbah terhadap 3 warga dengan jumlah dana sebesar Rp.45.000.000,- merupakan kebijakannya sendiri, sesuai dengan kondisi dan kelayakan penerima mamfaat, sebut Keuchik Raisul Muchlis.

Terkait tuntutan warga pada aksi demo, saya selaku Keuchik (Kades) telah melimpahkan kepada lembaga Tuhapeut Gampong, Tuhapeut akan mempelajari serta bermusyawarah dalam menyingkapi Permasalahan tuntutan warga, kemudian mengajukan ke pemerintah desa apa yang perlu di tindaklanjuti.

Sebenarnya pada hari ini, Rabu (8/7) pagi, pemerintah desa telah ber koordinasi dengan Camat Kecamatan Juli" Doli Ferdian terkait kisruh tersebut dengan melibatkan H. Abdul Gani yang merupakan Ketua lembaga Tuhapeut," terang Keuchik Geulumpang Meujim jim kepada wartawan dikediamannya.(MS)
KOMENTAR