Kodim 0113/GL: Gayolues dijadikan contoh program pangan di provinsi Aceh

author photoKamsah
6 Jun 2020 - 23:47 WIB

BLANGKEJEREN:Berbagi Upaya terus di lakukan pemerintah dalam penangan Covid 19 di kabupaten Gayolues seperti penangan dampak sosial,Ekonomi,termasuk ketersediaan  pangan bagi masyarakat.

Ditengah wabah Pademi Covid 19 Indonesia khususnya kabupaten Gayolues Dandim 0113 /Gayolues Letkol Arh Sugiarato SE memberikan Dukungan Penuh kepada pemerintah Daerah dalam program ketahanan pangan.  

Menindaklanjuti dukungan Kodam Iskandar Muda terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Gayo Lues dalam menanggulangi dampak wabah Pandemi Covid-19, Kodim 0113 /Gayo Lues turut membahas penyaluran Bantuan Langsung Bersyarat (BLB) bersama Pemkab Gayo Lues dan jajaran Polres Gayo Lues, di Aula Makodim 0113/Gayo Lues, Jum'at (5/6).

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Gayo Lues H. Said Sani, Dandim 0113/Gayo Lues Letkol Arh Sugiharto, Kapolres Gayo Lues diwakili Kompol Masri dan seluruh Koramil ,pos ramil dan PPL di Kabupaten Gayo Lues.

Dalam kesempatan itu, Kadis Pertanian Zakaria S.Hut, mengatakan ada 8 komoditi yang akan diberdayakan antara lain; padi gogo, bawang merah, tembakau, jagung, jahe, buncis merah, komoditi perikanan dan yang terakhir adalah padi sawah. Kesemua dana bersumber dari Anggaran SKPK Tahun 2020 yang dialihkan ke Bantuan Tidak Terduga (BTT) Gugus Tugas Covid-19 Gayo Lues.

Disebutkan, syarat utama bagi masyarakat adalah adanya lahan pertanian, perkebunan dan lahan untuk Kolam Ikan. Dalam pelaksanaannya secara teknis melalui pengajuan proposal kepada Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan lahannya di-cek oleh Tim dari PPL, Babinsa dan Babinkamtibmas. "Bagi yang tidak ada lahan tidak bisa kami berikan," jelasnya.

Sementara Dandim 0113/ Gayo Lues Letkol Arm Sugiharto dengan tegas menyatakan, hasil audiensi Bupati Gayo Lues H. Muhammad Amru beberapa waktu lalu ke Kodam Iskandar Muda mendapat respon yang sangat bagus dari Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Hassanudin. "Program Ketahanan Pangan ini juga mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pertanian," tegasnya.

Padahal sebelumnya program ini hanya sebatas rencana, tetapi diluar dugaan Pangdam IM dan Kementerian Pertanian merespon dengan sangat baik, dan Pangdam mengatakan Gayo Lues akan dijadikan contoh atau program luncuran Ketahanan Pangan bagi Provinsi Aceh maupun bagi Indonesia.

"Dan menindaklanjuti semua ini kebutuhan untuk Gayo Lues akan dibantu baik dari sisi peralatan, maupun komunikasi, untuk menyukseskan program ini," tegas Dandim.

Sesuai arahan Pangdam IM, Dandim juga berharap program ini sukses dan butuh kerjasama baik dari Pemerintah Daerah, TNI/Polri, PPL serta Jurnalis di Kabupaten Gayo Lues, yang selama ini telah ikut membantu menyukseskan program Pemerintah Kabupaten Gayo Lues. "Baik dalam menangani pencegahan Covid-19, maupun untuk menyukseskan program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang akan dilakasanakan," sebut Dandim .

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Kodam IM, Gubernur Aceh dan akan segera membuka ruas jalan sepanjang 20 kilometer antara Kabupaten Gayo Lues – Aceh Tamiang.

Dan untuk menindaklanjuti program Refocussing Ketahanan Pangan yang akan dilaksanakan di Kabupaten Gayo Lues, Said Sani mengatakan, tantangannya bukan hanya Covid-19, tetapi juga yang tidak kalah pentingnya masalah sandang pangan.

(Kamsah galuas)
KOMENTAR