Emas Merah, Belum Normal Sampai Hari Ini

author photoCitizen Journalism
20 Apr 2020 - 21:00 WIB

BENER MERIAH - Koordinator Spma wilayah tengah Nasri mengatakan sampai saat belum ada penanganan serius untuk  harga kopi yang sangat menurun alangkah indah pemerintah daerah menangani harga kopi di pasaran, permasalah kopi memang harus betul betul ditagani jangan sampai masyarakat ada kesan kopi tetap gitu aja harga sesegara mungkin ambil mencari solusi turunnya harga kopi (20/04/2020).

Cerita kopi tidak ada abis abisnya pada akhir ini banyak sekali masyarakat menghawatirkan belum normal harga kopi, komoditi utama ini sangat penting pemerintah daerah harus berperan dalam menangani kopi (emas merah)  dikawasan berhawa sejuk pungkasnya. 

Untuk itu Pemerintah diminta segera berfikir menyelamatkan ekonomi petani kopi sejak dini, sebelum guncangan ekonomi semakin besar dihadapi petani "Kopi Gayo" Diketahui harga jual kopi Gayo disejumlah wilayah Bener meriah harga gelondong berkisar Rp 6 ribu sampai dengan Rp 7 ribu/kg, dari sebelumnya Rp 10 ribu /kg.

Tambah nasri, pemerintah harus mengambil sikap dengan menormalkan kembali harga harga kopi,  tidak ada alasan harga beli kopi ditingkat petani rendah jika harga kopi normal kembali sehingga masyarakat  "menerima kabar baik" dengan normalnya kopi. 

Tidak hanya itu, Nasri juga mengaku geram dengan sejumlah koperasi yang hanya mencari keuntungan besar dari petani, pasalnya selama ini koperasi hanya mengklaim memiliki anggota dengan jumlah ribuan dan memasang pamplet di kebun-kebun kopi petani, namun sangat disayangkan mereka tidak membeli kopi dari anggotanya tersebut.

Nasri juga mendesak DPRK Bener Meriah serta perwakilan masyarakat Gayo yang saat ini duduk di DPRA dan DPR RI tidak menjadi penonton saja
Dengan kondisi seperti ini, sudah saat nya dewan turun ke lapangan dan melihat apa yang terjadi di lapangan", Tutup Nasri. [Rel]
KOMENTAR