JMA Ajak Jurnalis Giatkan Potret Kemiskinan Di Aceh

author photoHasan Basri
17 Feb 2020 - 15:01 WIB

ACEH TIMUR --- Sekretaris Jendral Jurnalist Muda Aceh (JMA) Irwansyah mengajak para Jurnalist untuk turun ke gampong-gampong mengorek potret kemiskinan yang di rasakan oleh rakyat Aceh. 

"Kita mengajak seluruh Jurnalist Muda Aceh untuk turun ke gampong-gampong mencari informasi terkait kemiskinan Aceh, hal ini di harapkan dapat mempublikasikan potret kemiskinan yang menimpa Serambi mekah," Ujarnya kepada media ini pada Senin 17 Februari 2019.

Menurutnya, media harus berperan aktif untuk dalam mempublikasikan potret kemiskinan di Aceh, karena menurutnya awak media atau Jurnalist sebagai sosial kontrol. 

"Kita mengharapkan kepada teman-teman untuk menggali informasi potret kemiskinan di bumi serambi mekah, baik di bidang infrastruktur dan Perekonomian masyarakat Aceh," ucapnya. 

Dengan terpublikasikan potret kemiskinan di Aceh, maka kita akan melihat dampak positif dengan adanya Solusi baik dengan adanya penanganan dari pemerintah maupun para dermawan.

"Kita juga meminta kepada pemerintah agar lebih aktif dan giat dalam menuntaskan kemiskinan yang melanda Aceh, termiskin se-Sumatera dan menempati posisi ke 6 se Indonesia itu sangat buruk, kita mengharapkan eksistensi pemerintah Aceh dan pusat lebih besar untuk Aceh maju, Aceh hebat, Aceh bermartabat, " ujarnya. 

Selanjutnya, Ilham Zulfikar ketua JMA menghimbau kepada seluruh Jurnalist baik awak media Televisi, Radio, Media Online, Media Cetak, untuk aktif mempublikasikan potret kemiskinan di Aceh. 

"Kita juga mengajak awak media untuk memantau kebijakan yang di lakukan perintah baik di tingkat provinsi hingga ke pemerintahan gampong tentang rumah tetap yang tidak tepat sasaran," Jelasnya.

Kebijakan yang di lakukan pemerintah sering kali tidak mengenai sasaran, seperti halnya penerima rumah rehap, penerima uang PKH dan santunan kaum duapha. 

"Kita juga meminta kepada pemerintah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dengan program program pembangkit ekonomi di gampong-gampong, terlebih lagi pemerintah memiliki anggaran untuk meningkatkan kesejahteraan untuk rakyat," Demikian pungkasnya.
KOMENTAR