Terkait Polemik Dana Desa Keuchiek Reusep Ara dan Tuha Peut di Berhentikan

author photoM. Sulaiman
30 Jan 2020 - 11:49 WIB

BIREUEN- Pemerintah Kabupaten Bireuen secara resmi memberhentikan Keuchiek dan Tuha Peut Gampong Reuseb Ara Kecamatan Jangka, Bireuen, sebagaimana yang diketahui masyarakat publik sebelumnya, masing-masing melalui Surat Keputusan Bupati Bireuen, yang ditetapkan pada akhir Januari 2020 ini.


Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMPKB) Kabupaten Bireuen, Bob Mizwar, SSTP, M.Si mengatakan, pemberhentian Tuha Peut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bireuen Nomor 147/24 Tahun 2020.  Sedangkan pemberhentian Keuchiek sesuai dengan Keputusan Bupati Bireuen Nomor 141/23 Tahun 2020.


Dikatakan Bob Mizwar, pemberhentian dilakukan mengingat Saudara Joni, SE sebagai Keuchiek Gampong Reuseb Ara tidak mampu melaksanakan kewajibannya sebagai jabatan Keuchiek yang diantaranya tidak menyerahkan LKPPG kepada Tuha Peut Gampong.


Selain itu, menurut Bob Mizwar, Keuchiek memberhentikan perangkat gampong dengan kehendaknya sendiri tanpa mempedomani ketentuan Perundang-undangan yang berlaku.


"Adanya praduga penyelewengan dana Gampong oleh Keuchiek reusep ara, sehingga pelaksanaan kegiatan pembangunan gampong tidak dapat diselesaikan sampai berakhirnya Tahun Anggaran 2018," unngkap Bob Mizwar kepada Media, Kamis (30/1/2020) pagi diruang kerjanya.


Pertimbangan lainnya pemberhentian Keuchiek Reusep Ara adalah lambatnya penyelesaian hasil tindak lanjut temuan Inspektorat yang menyebabkan kemarahan masyarakat kepada Keuchiek.


Kemudian, Keuchiek dan Tuha Peut tidak menemukan kata sepakat untuk menyelesaikan konflik sehingga menyebabkan APBG Tahun Anggaran 2019 tidak dapat disahkan, sehingga hak-hak masyarakat untuk memperoleh dana pembangunan dan pemberdayaan tidak terpenuhi sepanjang tahun 2019.


 "Keduanya diberhentikan dengan hormat, sesuai dengan Qanun Nomor 4 tahun 2009, dan Qanun Kabupaten Bireuen Nomor 6 Tahun 2018," Terang Bob Mizwar.(MS) 
KOMENTAR