Senator Aceh Fachrul Razi Minta Uni Eropa Kawal Implementasi MoU Helsinki

author photoRedaksi
31 Jan 2020 - 17:46 WIB

JAKARTA - Senator DPD RI asal Aceh Fachrul Razi selaku pimpinan komite I DPD RI bertemu dengan Mr. Vincent Piket, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia di Jakarta. Kamis, 30 januari 2020. 

Pertemuan ini dipimpin oleh Wakil Ketua III DPD RI Sutan Najamuddin dan juga turut dihadiri oleh anggota DPD RI dari Kepri, Bangka Belitung, Jambi, Kalteng dan Kaltim.

Fachrul Razi meminta agar pihak Uni Eropa mengawal proses implementasi MoU Helsinki yang saat ini masih meninggalkan berbagai persoalan politik. "MoU Helsinki adalah tanggung jawab Uni Eropa, dan Pihak Uni Eropa agar terus memperkuat pelaksanaan perjanjian MoU Helsinki di Aceh," jelasnya.

Senator Fachrul Razi juga mengundang pihak Uni Eropa untuk sering sering melakukan kunjungan ke Aceh dalam rangka melakukan pengawasan dan assesement di Aceh.

Selain itu, Senator Aceh Fachrul Razi meminta dukungan Uni Eropa untuk kembali mengembangkan program ekonomi bagi mantan kombatan dan korban konflik. "Kami meminta agar Uni Eropa kembali mengembangkan program program di Aceh baik untuk mantan kombatan
maupun korban konflik dalam bentuk ekonomi, sosial, budaya, politik dan pendidikan," jelasnya.

Dalam kunjungan ke kantor Uni Eropa di Jakarta, rombongan DPD RI membahas kerja sama ekonomi dan membahas perkembangan politik di tanah air. Dalam pertemuan tersebut, Senator Fachrul Razi mengapresiasi Uni Eropa yang telah banyak terlibat dalam proses pemulihan Aceh pasca tsunami dan konflik berkepanjangan.

 "Saya mewakili masyarakat Aceh kembali mengapresi keterlibatan masyarakat Uni Eropa dalam perdamaian Aceh pasca tsunami yang telah berjalan 15 tahun. Kita minta agar Uni Eropa kembali membuka program dan kantor nya di Aceh seperti pasca tsunami," ujarnya.

Fachrul Razi meminta Uni Eropa kembali mengembangkan program ekonomi pasca perdamaian kepada mantan kombatan dan korban konflik. "Di Aceh sudah berdiri BRA dan KKR Aceh, kami berharap Uni Eropa dapat memperkuat dua lembaga kekhususan ini," tegasnya. []
KOMENTAR